Beranda Arus Deras Sungai Cikaengan Seret Pelajar hingga Tenggelam di Cibalong Garut
ADVERTISEMENT

Arus Deras Sungai Cikaengan Seret Pelajar hingga Tenggelam di Cibalong Garut

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Arus Deras Sungai Cikaengan Seret Pelajar hingga Tenggelam di Cibalong Garut, Source: Humas Polres Garut

Diduga terbawa arus Sungai Cikaengan saat mandi bersama dua rekannya, seorang pelajar ditemukan meninggal dunia oleh warga di Cibalong Garut.

Seorang pelajar meninggal dunia setelah diduga terbawa arus saat mandi di aliran Sungai Cikaengan, Blok Batu Karut, Kampung Babakan, Desa Simpang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin, (8/6/2026).

Baca juga: Ombak Seret Remaja di Pantai Garut, Wisatawan Tenggelam Meninggal Dunia

Menurut keterangan Humas Polres Garut, personel Polsek Cibalong melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) terkait peristiwa tersebut. Korban diketahui bernama Wildan (19), pelajar SMA Ma'arif Peundeuy yang merupakan warga Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut.

Kapolsek Cibalong, IPTU Irwandani mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.15 WIB. Sebelum kejadian korban bersama dua rekannya, yakni Rehan (14) dan Rifki (13), berangkat untuk menjenguk kakek korban di Kampung Jubleg, Desa Simpang.

Ketiganya kemudian memutuskan untuk beristirahat dan mandi. Korban yang lebih dahulu turun ke air sempat mengajak kedua rekannya untuk ikut mandi.

Saat berada di aliran yang memiliki arus cukup deras, korban diduga terbawa arus hingga tenggelam. Kedua rekannya yang berada di tepi kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Warga bersama petugas segera melakukan pencarian setelah menerima laporan dari saksi. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi tenggelam.

Setelah ditemukan, korban dievakuasi dan dibawa oleh pihak keluarga menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Toblong, Kecamatan Peundeuy. Hasil pemeriksaan awal juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga melalui orang tua korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan takdir. Keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap korban.

Kapolsek Cibalong mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun perairan terbuka, terutama pada lokasi yang memiliki arus deras dan berpotensi membahayakan keselamatan.

"Kami mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai. Pengawasan orang tua dan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sangat penting untuk mencegah terjadinya peristiwa serupa," papar Irwandani.

Baca juga: Polsek Garut Kota Bersama BPBD Cari Bocah Hanyut di Sungai Cimanuk

Jadi Warginet, aktivitas di sungai maupun perairan terbuka perlu dilakukan dengan penuh kewaspadaan, terutama saat kondisi arus cukup deras. Pengawasan serta perhatian terhadap lingkungan sekitar dapat membantu mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari.

 

Penulis: Muhamad Renaldi S

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.