Pantai Santolo, dari Dermaga Tua Peninggalan Belanda hingga Cerita Mistis di Dalamnya

Pantai Santolo, dari Dermaga Tua Peninggalan Belanda hingga Cerita Mistis di Dalamnya
Pada masa penjajahan Belanda, Pantai Santolo pernah tersohor hingga penjuru dunia karena miliki dermaga yang mempunyai peran penting bagi Belanda untuk mendistribusikan rempah-rempah.

Pasir putih dan penuh nilai sejarah menjadi dua kata kunci yang bisa menggambarkan pantai yang terletak di Garut bagian selatan itu.

Namun, nama Santolo sendiri baru ada setelah Belanda membangun dermaga tersebut pada 1913-an. Sebelum adanya dermaga, wilayah Santolo dikenal dengan nama Cilautereun atau dalam bahasa Indonesia berarti tempat berhentinya aliran laut.

Mengutip dari CNN Indonesia, Pantai Santolo juga memiliki cerita mistis. Menurut sesepuh Santolo, Irob, banyak yang percaya Pantai Santolo dulu merupakan tempat 'ngelmu' atau mencari ilmu gaib.

Sebelum dibangunnya dermaga, pernah muncul perempuan tak dikenal menunjukkan lokasi yang tepat untuk pembangunan. Perempuan misterius itu menghilang begitu pembangunan rampung.

"Enggak tahu makhluk halus di sini atau gimana, tapi dia yang ngasih tahu titik mana yang bisa dibangun," kata pria 90 tahun itu.

Selain itu, ada juga gua peninggalan Belanda yang kini lebih dikenal sebagai tempat kegiatan spiritual. Di sekitar gua itu banyak ditemukan sesajen dari pengunjung yang datang.

Namun, dibalik cerita mistisnya, Pantai Santolo kini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Garut. 

Keindahan Pantai Santolo diperkuat dengan daya tarik fenomena alam air laut yang turun menyerupai curug dari atas ke bawah menuju ke muara.

Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.