Banyak orang menikmati secangkir kopi untuk memulai aktivitas sehari-hari. Di balik kebiasaan tersebut, sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa waktu mengonsumsi kopi diduga memiliki kaitan dengan kesehatan jantung dan peluang hidup yang lebih baik.
Baca juga: Kebanyakan Gula Bisa Picu Diabetes, Ini Batas Aman Hariannya
Temuan Penelitian
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam European Heart Journal mengamati kebiasaan mengonsumsi kopi berdasarkan waktunya. Peneliti membandingkan responden yang hanya minum kopi pada pagi hari dengan mereka yang tetap menikmatinya hingga siang atau malam.
Hasil pengamatan menunjukkan kelompok yang terbiasa minum kopi pada pagi hari memiliki risiko kematian lebih rendah dibandingkan dengan responden yang tidak mengonsumsi kopi. Penurunan risiko juga terlihat pada kasus yang berkaitan dengan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Temuan tersebut tetap terlihat setelah peneliti memperhitungkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi kesehatan. Usia, pola tidur, aktivitas fisik, kualitas makanan, hingga riwayat diabetes, hipertensi, dan kolesterol tinggi turut menjadi bagian dari analisis.
Menariknya, manfaat serupa tidak hanya ditemukan pada kopi berkafein. Kopi tanpa kafein juga menunjukkan hasil yang sejalan selama dikonsumsi pada pagi hari, sehingga peneliti menduga waktu konsumsi memiliki peran yang cukup penting.
Masih Perlu Kajian
Peneliti menduga konsumsi kopi pada sore atau malam hari berpotensi mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Jika ritme tersebut terganggu, sejumlah fungsi alami tubuh yang berhubungan dengan kesehatan juga dapat ikut terpengaruh.
Hasil penelitian ini belum dapat dijadikan bukti bahwa kebiasaan minum kopi pada pagi hari secara langsung membuat seseorang hidup lebih panjang. Studi yang dilakukan masih bersifat observasional sehingga hanya menunjukkan adanya hubungan di antara kedua hal tersebut.
Ahli gizi Vanessa King yang tidak terlibat dalam penelitian turut mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Menurutnya, penelitian dengan metode yang lebih kuat masih diperlukan untuk memastikan hubungan tersebut.
Temuan ini dapat menjadi tambahan informasi bagi masyarakat yang rutin menikmati kopi setiap hari. Penelitian lanjutan diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai pengaruh waktu konsumsi kopi terhadap kesehatan dalam jangka panjang.
Baca juga: Jangan Salah Pilih, Ini Dia Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui
Bagi Warginet yang terbiasa menikmati kopi, hasil penelitian ini dapat menjadi wawasan baru mengenai waktu konsumsi yang sedang diteliti oleh para ahli. Meski demikian, menjaga pola makan, beristirahat yang cukup, dan menerapkan gaya hidup sehat tetap menjadi langkah utama untuk mendukung kesehatan tubuh.
Sumber: CNBC Indonesia






