Hidangan perkedel kentang telah melekat sangat kuat sebagai salah satu lauk-pauk harian yang tidak terpisahkan dari dapur masyarakat Indonesia. Proses perjalanan sejarah panjang telah berhasil mengubah sajian asing ini menjadi bagian utuh dari kekayaan kuliner lokal.
Baca juga: Siapa Sangka Perkedel Punya Hubungan dengan Kuliner Eropa Era Kolonial?
Proses Pengakuan Perkedel Nusantara
Melansir dari artikel yang diterbitkan oleh Tirto.id, perubahan makna masakan kolonial Belanda menjadi hidangan lokal tercatat secara bertahap dalam literatur resep. Buku masak berbahasa Sunda terbitan tahun 1951 berjudul “Masakan djeung Amis-Amis” mengelompokkannya sebagai masakan Indonesia.
Pengakuan terhadap posisi perkedel semakin diperkuat pada tahun 1967 melalui penyusunan buku “Mustika Rasa” yang digagas oleh Sukarno. Buku panduan masakan tersebut berhasil menghimpun resep olahan dari berbagai daerah serta menempatkannya dalam kerangka kekayaan kuliner nasional.
Perjalanan sejarah panjang tersebut memperlihatkan transformasi menyeluruh dari sajian mewah bermaterial daging giling khas Eropa menjadi olahan kentang yang amat sederhana. Sekarang jejak peninggalan kolonial yang dahulunya melekat sangat kuat pada hidangan tersebut telah memudar dengan alami.
Perubahan Makna Sajian Harian
Masyarakat Indonesia memandang perkedel sebagai lauk pauk pendamping nasi yang sangat akrab di lidah sehari-hari. Hidangan favorit tersebut sangat mudah dijumpai pada etalase warung makan hingga sajian di meja makan rumah tangga.
Identitas sebuah masakan ternyata tidak hanya ditentukan oleh latar belakang asal-usul sejarah pembuatannya pada masa lampau semata. Pemilihan bahan baku utama, keahlian para juru masak, serta penerimaan luas oleh masyarakat turut membentuk identitas baru suatu kuliner.
Inovasi dapur khas Nusantara telah membuktikan kemampuannya dalam mengolah warisan sejarah kolonial menjadi hidangan khas yang amat dicintai. Olahan gurih dan renyah ini menjadi bukti nyata kekayaan daya adaptasi budaya makan di tanah air.
Baca juga: Resep Asing Diolah Jadi Sajian Lokal, Begini Perjalanan Perkedel di Indonesia
Jadi Warginet, perjalanan perkedel menjadi bagian dari masakan Indonesia membuktikan kehebatan daya akulturasi budaya dalam tradisi kuliner tanah air. Sajian lezat ini akan terus menjadi pilihan lauk-pauk favorit yang selalu hadir menghangatkan suasana santap bersama keluarga.






