Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersiap membuka kembali pendaftaran beasiswa untuk desa atau kelurahan yang belum mengisi formasi tahun lalu. Program unggulan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia hingga pelosok.
Baca juga: SPMB Jabar Hadirkan Sekolah Hybrid bagi Atlet, Petani hingga Nelayan
Ketentuan Program Beasiswa
Kebijakan ini mengacu pada Perbup nomor 39 tahun 2025 serta Keputusan Bupati Garut nomor 100.3.3.2/KEP.373-KESRA/2025 tentang petunjuk teknis. Aturan tersebut menjadi landasan hukum bagi seluruh pihak dalam menjalankan proses seleksi penerima beasiswa “Satu Desa atau Kelurahan Satu Sarjana” yang transparan.
Dari total empat ratus empat puluh dua desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, program ini baru terisi sebanyak tiga ratus tiga puluh tiga wilayah. Sisanya, yakni seratus sembilan desa, akan menjadi sasaran prioritas bagi calon mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2027.
Jadwal Pelaksanaan Beasiswa
Pemerintah telah merancang jadwal tahapan pelaksanaan secara mendetail agar proses seleksi calon penerima beasiswa berjalan transparan serta akuntabel. Berikut merupakan rincian rencana jadwal pelaksanaan yang harus diperhatikan oleh seluruh perangkat desa serta pendaftar:
06 – 10 Juli: Sosialisasi ke kecamatan dan desa oleh tim teknis kabupaten.
13 – 14 Juli: Pengumuman oleh pihak desa dan kelurahan setempat.
15 – 20 Juli: Masa pendaftaran seleksi ke desa dan kelurahan.
21 – 22 Juli: Perpanjangan waktu pendaftaran khusus jika memang diperlukan.
23 – 25 Juli: Seleksi administrasi, wawancara, serta pengumuman hasil tingkat desa.
27 Juli: Pemberlakuan masa sanggah bagi seluruh calon peserta.
28 – 31 Juli: Pengusulan berkas pendaftar dari desa ke tingkat kabupaten.
03 – 05 Agustus: Proses validasi data oleh tim teknis kabupaten.
06 Agustus: Penetapan tim teknis dan pengusulan keputusan penetapan bupati.
Kampus Mitra Beasiswa
Terdapat enam belas institusi pendidikan tinggi yang telah menjalin kerja sama resmi untuk mendukung program beasiswa tahun ini. Calon peserta dapat memilih perguruan tinggi dan program studi yang tersedia sesuai dengan minat serta bakat masing-masing:
STISIP Samudera Indonesia Selatan: Administrasi Publik.
IAI Persis: Pendidikan Guru MI, Manajemen Keuangan Syariah, Ekonomi Syariah, Sejarah Peradaban Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Ilmu Hadis, Ilmu Al-Quran, Pendidikan Agama Islam, Bimbingan Konseling Pendidikan Islam.
STIEBS NU: Ekonomi Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, Manajemen Keuangan Syariah, Hukum Ekonomi Syariah.
STAI Muhammadiyah: Manajemen Pendidikan Islam, Ekonomi Syariah.
STAI Siliwangi: Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Perbankan Syariah.
STIT Qurrota Ayun: Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
STEI Yapisha: Ekonomi Syariah.
STAI KH. Badruzzaman: Manajemen Pendidikan Islam, Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, Ekonomi Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini.
Institut Teknologi Garut: Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Arsitek.
Institut Muhammadiyah Darul Arqam (IMDA): Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Ekonomi Syariah, Pengembangan Masyarakat Islam, Studi Agama.
Institut Pendidikan Indonesia (IPI): Sistem Informasi, Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Teknologi Informasi, Pendidikan IPS, PPKn, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD.
STIE Yasa Anggana: Perbankan Keuangan, Manajemen.
Universitas Garut: Administrasi Publik, Akuntansi, Pariwisata, Teknik Elektro, Agroteknologi, Peternakan, Ilmu Teknologi Pangan, Agribisnis, Kimia, Pendidikan Agama Islam, PGMI, PGSD, Pendidikan Olahraga, Teknologi Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Rekayasa Sistem Komputer, Kewirausahaan.
Sekolah Tinggi Hukum Garut: Ilmu Hukum.
STAI Al Musaddadiyah: Pendidikan Agama Islam, Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Manajemen Bisnis Syariah, Hukum Keluarga Islam.
STIKES YPSDMI: S1 Kesehatan Masyarakat.
Baca juga: 38 Ribu Calon Murid Rebut 18 Ribu Kuota SPMB Sekolah Maung di Jawa Barat
Nah Warginet, mari manfaatkan kesempatan emas ini dengan mendaftarkan putra-putri terbaik melalui program beasiswa di desa masing-masing. Semoga program pendidikan ini mampu mencetak generasi sarjana berkualitas yang siap membangun potensi daerah di masa depan.
Penulis: Muhamad Renaldi S






