Infogarut

Persentase Hutan di Indonesia Kalah dari 8 Negara Asia, Brunei Teratas

M
Muhamad Renaldi SPublisher
20 Oktober 2026 pukul 15.57 2 menit baca
Persentase Hutan di Indonesia Kalah dari 8 Negara Asia, Brunei Teratas
Persentase Hutan di Indonesia Kalah dari 8 Negara Asia, Brunei Teratas, Source: Istimewa

Proporsi luas wilayah tutupan hutan Indonesia menjadi salah satu indikator lingkungan hidup yang amat penting bagi proses penilaian seberapa besar kelestarian daratan alam pada sebuah negara yang masih didominasi oleh rimbunnya ekosistem berbagai jenis pepohonan liar.

Baca juga: Waspada Efek Karhutla, Data Satelit BMKG Catat Sebaran Asap Mulai Landa Jawa Barat

Urutan Persentase Kawasan Benua Asia

Brunei Darussalam berhasil memimpin kawasan benua Asia lewat proporsi angka mencapai 72,1% dari keseluruhan luas daratannya. Fakta tersebut menobatkan mereka sebagai pemilik persentase tertinggi yang secara telak mampu melampaui posisi berbagai negara Asia lain.

Berdasarkan laporan publikasi World Bank (2024), berikut ini merupakan daftar 10 besar kawasan negara berdasarkan tingkat persentase areanya:

  1. Brunei: 72,1%.

  2. Timor Leste: 71%.

  3. Butan: 70,4%.

  4. Jepang: 68,3%.

  5. Korsel: 64,4%.

  6. Korut: 64,1%.

  7. Malaysia: 57,7%.

  8. Laos: 56,6%.

  9. Indonesia: 50,7%.

  10. Vietnam: 47,1%.

Kondisi Luas Tutupan Hutan Indonesia

Posisi hutan Indonesia cuma sanggup menempati jajaran peringkat 9 lewat perolehan proporsi nilai sebesar 50,7%. Walaupun demikian, angka persentase itu menjadi bukti valid bahwa separuh daratan Kepulauan Nusantara masih berbentuk tutupan alam bebas liar.

Meski proporsi areanya terlihat cukup besar, laju deforestasi secara masif ternyata membuat luas pepohonan mengalami penyusutan drastis dari capaian 64,2% pada 1990. Dominasi pepohonan tersebut tentu memicu keuntungan sekaligus tantangan berat supaya fungsi ekologisnya tetap terjaga.

Baca juga: Garut Masuk 10 Wilayah Rawan Bencana Di Jawa Barat Menurut Data BNPB

Nah Warginet, keberadaan ekosistem hutan Indonesia sejatinya mampu memberikan keseimbangan fungsi alam yang amat berharga bagi keberlangsungan peradaban kehidupan. Langkah perlindungan kawasan lahan yang optimal beserta komitmen pelestarian jangka panjang wajib terus diperjuangkan secara maksimal.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca