Infogarut

Tak Banyak PR, Begini Sistem Pendidikan Finlandia yang Mendunia

M
Muhamad Renaldi SPublisher
3 Juli 2026 pukul 15.20 3 menit baca
Tak Banyak PR, Begini Sistem Pendidikan Finlandia yang Mendunia
Tak Banyak PR, Begini Sistem Pendidikan Finlandia yang Mendunia, Source: Istimewa

Finlandia selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Meski siswa umumnya baru memulai kegiatan belajar sekitar pukul 09.00 hingga 09.45 pagi dan jarang mendapatkan pekerjaan rumah (PR), kualitas pendidikannya tetap mendapat pengakuan internasional. Pendekatan tersebut bahkan membuat kesenjangan kemampuan belajar antara siswa berprestasi dan siswa yang membutuhkan pendampingan menjadi salah satu yang paling kecil di dunia.

Baca juga: SPMB Jabar Hadirkan Sekolah Hybrid bagi Atlet, Petani hingga Nelayan

Merujuk pada informasi yang dirangkum CNBC Indonesia, berikut lima faktor utama yang dinilai berperan besar dalam keberhasilan pendidikan di negara Nordik tersebut.

Guru Berkualitas Jadi Kunci Pendidikan

Salah satu kekuatan sistem pendidikan Finlandia terletak pada kualitas tenaga pendidiknya. Setiap guru wajib menempuh pendidikan hingga jenjang magister, termasuk mempelajari ilmu pedagogi. Dengan bekal tersebut, guru mampu menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kebutuhan setiap siswa serta membangun hubungan belajar yang didasarkan pada rasa saling percaya, bukan pengawasan yang berlebihan.

Penilaian Tak Hanya Lewat Ujian

Berbeda dengan banyak negara lain, Finlandia tidak menerapkan ujian nasional sebagai penentu kemampuan seluruh siswa. Proses penilaian dilakukan langsung oleh guru berdasarkan perkembangan masing-masing peserta didik, sedangkan Ujian Matrikulasi hanya diikuti secara sukarela oleh siswa tingkat akhir sekolah menengah atas yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Jam Belajar Lebih Siang dan Efektif

Di banyak sekolah, kegiatan belajar biasanya dimulai sekitar pukul 09.00 hingga 09.45 pagi dan berakhir pada awal sore. Sejumlah penelitian yang dipublikasikan melalui PubMed Central menunjukkan bahwa waktu belajar yang lebih sesuai dengan ritme tubuh dapat membantu meningkatkan kesehatan, kebahagiaan, serta kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, proses belajar juga dirancang lebih holistik, bukan sekadar mengejar banyaknya materi pelajaran.

Lingkungan Belajar Dibuat Nyaman

Sekolah di Finlandia tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan peserta didik. Siswa memperoleh waktu istirahat yang cukup untuk makan, bergerak, dan menyegarkan pikiran sebelum kembali belajar. Sementara itu, guru juga memiliki ruang untuk mempersiapkan materi sekaligus menjaga kualitas proses pembelajaran.

Pekerjaan Rumah Sangat Minim

Jumlah pekerjaan rumah yang diberikan kepada siswa tergolong sangat sedikit dibandingkan dengan negara lain. Berdasarkan data Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), siswa di Finlandia rata-rata hanya menghabiskan sekitar 30 menit setiap hari untuk menyelesaikan tugas sekolah. Kondisi tersebut memberi mereka lebih banyak waktu untuk beristirahat, bermain, dan mengembangkan minat di luar lingkungan sekolah.

Baca juga: 38 Ribu Calon Murid Rebut 18 Ribu Kuota SPMB Sekolah Maung di Jawa Barat

Nah Warginet, keberhasilan sistem pendidikan Finlandia menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh lamanya jam belajar atau banyaknya tugas yang diberikan. Kualitas guru, sistem penilaian yang berorientasi pada perkembangan siswa, lingkungan belajar yang nyaman, serta perhatian terhadap kesejahteraan peserta didik menjadi fondasi yang membuat pendidikan Finlandia terus menjadi salah satu rujukan dunia.

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca