Infogarut

Dari Stigma Mistis Menjadi Katalis Bisnis: Revitalisasi Taman Ciranca Melalui Sinergi Ekowisata dan UMKM Lokal

I
InfogarutPublisher
17 Agustus 2026 pukul 13.41 3 menit baca
Dari Stigma Mistis Menjadi Katalis Bisnis: Revitalisasi Taman Ciranca Melalui Sinergi Ekowisata dan UMKM Lokal
AI

Menatap Garut dari ujung utara, tepatnya di wilayah Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, kita akan menemukan sebuah tempat sakral yang dibalut oleh kemegahan alam bernama Taman Ciranca. Bagi masyarakat luar, nama ini mungkin belum sepopuler destinasi wisata arus utama lainnya di Garut.

Tetapi, bagi kami yang lahir dan tumbuh di sekitarnya, kawasan ini adalah sebuah permata tersembunyi yang menyimpan pesona luar biasa. Berada di atas bukit yang menjulang gagah mengawasi permukiman warga, tempat ini memberikan sudut pandang dan pemandangan indah yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.Sebagai

lokal yang sering menghirup udara sejuk di kawasan ini, mata saya selalu dimanjakan oleh hamparan daerah di bawah bukit yang membentang luas. Melihat atap-atap rumah penduduk yang bersanding dengan pepohonan dari ketinggian, ditemani embusan angin pegunungan yang menyejukkan,

Keunikan utama dari Taman Ciranca sebenarnya tidak hanya terletak pada posisinya yang strategis di ketinggian, melainkan pada karakteristik bendungannya yang seolah memiliki "dua wajah" yang beradaptasi dengan ritme alam. Ketika musim penghujan tiba dan debit air sedang penuh, Taman Ciranca terlihat seperti sebuah telaga tenang yang permukaannya menyerupai cermin raksasa.

Airnya yang melimpah memantulkan rimbunnya barisan pepohonan hijau di sekelilingnya. Tetapi, pesona lain yang tidak kalah menakjubkan justru muncul ketika musim kemarau menyapa dan sebagian air di bendungan itu surut. Dasar bendungan perlahan menampakkan wujud aslinya, menjelma menjadi sebuah hamparan lapangan.

Di momen inilah, tempat yang awalnya berupa perairan berubah fungsi menjadi ruang interaksi sosial. Warga sekitar, terutama anak-anak muda, sering memanfaatkannya untuk beraktivitas, mulai dari sekadar duduk santai, berlarian, hingga bermain bola kaki di dasar bendungan yang telah mengering.

Pemandangan cantik dari atas bukit dengan bendungan dua wajah ini bukannya tidak pernah dilirik sebagai potensi pariwisata. Kenyataannya, Taman Ciranca sempat mengecap masa kejayaan sebagai tempat wisata lokal yang cukup ramai dikunjungi. Dulu, pariwisata di sini terasa begitu hidup. Pengunjung dari berbagai daerah datang silih berganti, bahkan pengelola setempat sempat membangun fasilitas flying fox yang membentang membelah bendungan.

Sensasi meluncur dari ketinggian dengan pemandangan telaga. Sayangnya, roda pariwisata itu perlahan melambat. Akibat kurangnya strategi promosi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan pengelolaan yang kurang konsisten, pesona alam yang luar biasa ini pelan-pelan kembali meredup, mengembalikan Taman Ciranca ke dalam kesunyian yang panjang.

Kembali sunyinya Taman Ciranca rupanya tidak hanya disebabkan oleh faktor teknis pengelolaan, tetapi juga tidak lepas dari keberadaan makam wali di kawasan tersebut yang sejak lama dikelilingi oleh cerita mistis dan pamali (pantangan).

Masyarakat setempat, dari generasi ke generasi, memegang teguh pantangan tak tertulis bahwa siapa saja yang bertindak tidak senonoh, berbicara kotor, atau berbuat seenaknya di kawasan Taman Ciranca, maka ia akan tertimpa musibah atau celaka.

Di era modern ini, narasi tersebut sering kali dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan, sehingga memunculkan stigma horor yang membuat sebagian orang enggan untuk berkunjung.

Penulis: Siti Yulianingsih

Penyunting: Fadillah Nurkalam dan Reni Mardiani

====

50 Tulisan Pilihan dari Penulis Terbaik Infogarut Write Fest 2.0

Perjalanan, cerita, keresahan, hingga sudut pandang tentang Garut terangkum dalam 50 tulisan pilihan dari para penulis terbaik Infogarut Write Fest 2.0.

Setiap tulisan membawa cerita dan perspektif yang berbeda, menjadi bagian dari rekaman kecil tentang Garut dan segala dinamikanya.

📖 Ingin membaca cerita selengkapnya?

Yuk, temukan 50 tulisan pilihan tersebut dalam e-book Infogarut Write Fest 2.0 melalui link berikut:

🔗 [LINK E-BOOK]

Selamat membaca dan menikmati cerita dari para penulis Garut!

Diskusi (0)

Bergabunglah dalam Diskusi

Silakan masuk dengan akun Anda untuk menulis komentar dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Lanjut Membaca