Lakukan Ini Sebelum dan Sesudah Vaksinasi COVID-19

Lakukan Ini Sebelum dan Sesudah Vaksinasi COVID-19

Program vaksinasi yang sedang dilaksanakan pemerintah ini sebagai salah satu upaya untuk menekan penularan infeksi virus selain melalui protokol kesehatan. Saat akan melakukan vaksinasi COVID-19 tentunya ada beberapa hal yang perlu dilakukan, begitu juga setelah melakukan vaksinasi COVID-19. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh, agar vaksin tersebut dapat bekerja secara optimal.

Lalu perlu melakukan apa saja sebelum dan sesudah vaksinasi?

Sebelum Vaksinasi COVID-19

1. Penuhi Nutrisi Tubuh

Agar tubuh tetap sehat terjaga, perlunya mencukupi kebutuhan nutrisi seperti protein, vitamin, dan mineral sealam 1 minggu sebelum mendapatkan vaksin. Konsumsi suplemen tambahan dan hindari alkohol. Terpenting, makan terlebih dahulu sebelum jadwal vaksinasi di hari tersebut.

2. Istirahat yang Cukup

Usahakan tidak begadang dan memiliki waktu tidur yang cukup selama 7-9 jam setiap malamnya agar menjaga kondisi badan tetap fit.

3. Hindari Olahraga Berlebihan

Rutin berolahraga memang baik untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar namun hindari aktivitas dan olahraga berat karena hal ini dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Lakukanlah olahraga setidaknya 20-30 menit setiap hari atau 3-5 kali per-minggu.

4. Jalani Pengobatan dari Dokter

Bagi yang memiliki penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau infeksi HIV tetap disarankan untuk menjalani pengobatan dari dokter sebelum mendapatkan vaksin COVID-19. Hal ini karena salah satu syarat untuk mendapatkan vaksin COVID-19 bagi penderita penyakit kronis adalah jika kondisinya sehat dan terkontrol dengan pengobatan.

5. Informasikan kondisi kesehatan diri

Beritahu dokter atau petugas vaksinasi COVID-19 mengenai kondisi kesehatan saat akan melakukan vaksinasi seperti demam, riwayat alergi, penyakit tertentu, hamil atau berencana hamil, masa menyusui dan lainnya.

 

Setelah Vaksinasi COVID-19

1. Perhatikan Efek Samping Vaksin

Ada beberapa efek samping yang ringan dari vaksin ini seperti nyeri dan bengkak pada area suntikan, demam, mengigil, sakit kepala, lelah atau tidak enak badan. Oleh karena itu jangan meninggalkan fasilitas kesehatan saat telah menerima vaksin selama kurang lebih 30 menit untuk memastikan tidak adanya efek samping dari vaksin tersebut.

2. Redakan Efek Sampinng vaksin

Untuk meredakan efek samping dari vaksin ini bisa dengan beristirahat yang cukup, memberi kompres dingin pada area suntikan dan lebih sering menggerakkan lengan yang disuntik. Gunakan obat penyeri seperti paracetamol, tetapi tetap konsultasikan dulu pada dokter. Demam merupakan respons alami tubuh saat memerangi bakteri atau virus penyebab penyakit. Ketika demam setelah vaksin, artinya tubuh sedang meningkatkan sistem kekebalannya.

3. Terapkan Protokol Kesehatan

Meskipun sudah mendapatkan vaksin, hal ini bukan berarti terhindar dari infeksi virus corona. Tetap upayakan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

4. Persiapkan untuk Vaksinasi Kedua

Vaksin COVID-19 harus diberikan dalam 2 dosis agar dapat menghasilkan reaksi imunitas yang optimal terhadap virus Corona. Jadwal pemberian vaksin COVID-19 kedua ini berbeda tergantung pada jenis vaksin yang digunakan, tentunya harus menggunakan jenis yang sama dengan vaksin pertama.

5. Mendapatkan Vaksinasi untuk Penyakit Lain Setelah Vaksinasi COVID-19

Setelah mendapatkan vaksinasi COVID-19, sebaiknya menunda pemberian vaksin untuk penyakit lain seperti vaksin flu dan vaksin hepatitis B. Untuk menentukan jadwal pemberian vaksin COVID-19 dan vaksin lainnya, konsultasikan dengan dokter.

Namun, apabila setelah melakukan vaksinasi mengalami keluhan tertentu, seperti sesak napas, sakit kepala berat, wajah dan tenggorokan bengkak, muncul ruam kemerahan di kulit, atau jantung terasa berdebar, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Setelah beberapa hari vaksinasi tentu akan mendapatkan sertifikat yang bisa diunduh. Klik link ini untuk mengetahui caranya.

sumber: alodokter.com

Tags:

Komentar

Belum Ada Komentar
Anda belum dapat berkomentar. Harap Login terlebih dahulu