RA Lasminingrat, Tokoh Intelektual Asli Garut Perintis Pendidikan Bagi Wanita

  • Whatsapp
Sejarah RA Lasminingrat - infogarut
Foto RA Lasminingrat

Kita mungkin sering mendengar nama RA Kartini dan Dewi Sartika sebagai pahlawan perintis pendidikan bagi wanita di Indonesia. Atas jasa kedua orang tersebutlah wanita Indonesia bisa mengenal membaca dan menulis.

Namun kita luput, nyatanya selain dua nama tadi masih ada satu tokoh yang kerap disebut sebagai pelopor kemajuan wanita di bidang pendidikan, ialah Raden Ayu Lasminingrat.

Bacaan Lainnya

banner 728x250

Meski jarang terdengar tapi wanita asli tatar Sunda ini merupakan tokoh yang berjasa bagi kemajuan wanita jauh sebelum Dewi Sartika dan RA Kartini.

Raden Ayu Lasminingrat lahir di Kabupaten Garut, Jawa Barat pada tahun 1843. RA Lasminingrat merupakan anak dari pahlawan asli Garut bernama Raden Haji Muhammad Musa yang merupakan perintis sastra cetak Sunda. Raden Haji Musa juga merupakan seorang pengarang, ulama, dan tokoh Sunda pada abad ke-19. Sedangkan ibunya bernama Raden Ayu Ria.

Perjuangan Lasminingrat dititik-beratkan pada dunia literasi dan pendidikan bagi kaum perempuan. Dia juga menulis beberapa buku berbahasa Sunda yang ditujukan untuk anak-anak sekolah, baik karangan sendiri maupun terjemahan.

Lasminingrat juga mendirikan Sekolah Keutamaan Istri di Pendopo Garut pada tahun 1907. Di tahun 1911, sekolah tersebut pindah ke Jalan Ranggalawe dengan total murid sebanyak 200 orang. Tahun 1912, Lasminingrat mendirikan kembali Sakola Istri untuk kaum perempuan dimana letak dan bangunannya sekarang dipakai SMA Negeri 1 Garut, sebelah timur alun-alun.

Akhirnya pada tahun 1913 sekolah yang didirikan Lasminingrat itu disahkan pemerintah Hindia Belanda melalui akta nomor 12 tertanggal 12 Februari 1913. Hingga pada 1934, cabang-cabang Keutamaan Istri dibangun di kota Wetan Garut, Bayongbong, dan Cikajang.

Di sekolah tersebut, para murid diajari cara memasak, merapikan pakaian, mencuci, menjahit pakaian dan semua hal yang berkaitan dengan rumah tangga.

Salah satu tujuan pembelajaran tersebut yakni agar ketika dewasa dan menikah, murid-muridnya bisa membahagiakan suami dan anak. Juga agar bisa mengerjakan segala hal yang berkaitan dengan rumah tangga.

RA Lasminingrat juga merupakan tokoh yang mendukung Dewi Sartika untuk mendirikan sekolah bagi kaum perempuan pada saat itu. Hubungannya dengan Dewi Sartika dapat dikatakan cukup dekat. Lasminingrat dalam beberapa catatan sejarah juga dikisahkan layaknya seorang ibu bagi Dewi Sartika dalam bidang perjuangan pendidikan bagi perempuan. Tak hanya itu, RA Lasminingrat juga membantu Dewi Sartika dalam perijinan mendirikan sekolah untuk kaum perempuan.

R.A. Lasminingrat adalah satu-satunya perempuan Indonesia asal Garut yang mampu menulis dan berbahasa Belanda pada jaman kolonial. Posisi dirinya sangat menonjol sebagai seorang intelektual wanita.

Perjuangannya bagi kaum perempuan pada saat itu sangat luar biasa, bahkan hingga kini cita nya dalam memajukan pendidikan masih mengalir di darah setiap perempuan Sunda.

Raden Lasmi Ningrat meninggal dunia di usia 105 tahun pada tanggal 10 April 1947. Beliau dimakamkan di belakang Masjid Agung Garut disamping makam suaminya, RAA Wiratanudatar VII. Setelah wafat, sosok kerabat wanita yang mendapat kehormatan mengurus Sekolah Keutamaan Istri adalah Purnamaningrat.

Beberapa karya tulisnya yang tercatat dalam sejarah yakni:

  1. Carita Erman (1875), Judul Tjarita Erman merupakan terjemahan dari Christoph von Schmid. Buku ini dicetak sebanyak 6.015 eksemplar. Pada tahun 1911 dicetak ulang dalam aksara Jawa, dan pada tahun 1922 dalam aksara Latin. Selanjutnya tahun 1919 diterjemahkan ke dalam bahasa melayu oleh M.S Cakrabangsa.
  2. Warnasari jilid 1 (1876). Judul Warnasari atawa Roepa-roepa Dongeng Jilid I.Buku ini ditulis dalam aksara Jawa, merupakan hasil terjemahan dari tulisan Marchen von Grimm dan JAA Goeverneur, yaitu Vertelsels uit het wonderland voor kinderen, klein en groot (1872) dan beberapa cerita Eropa lainnya.
  3. Warnasari jilid 2 (1887).

 

Carita Erman karya Lasminingrat - infogarut
Carita Erman, Salah satu karya RA Lasminingrat

 

Sumber : bosscha | gnfi

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *