4 Makanan Jadul Khas Sunda Yang Bertransformasi Modern

4 Makanan Jadul Khas Sunda Yang Bertransformasi Modern

Kembalinya makanan jadul khas sunda di pasaran menunjukan bahwa masih banyak penikmat setia yang menggandrungi mereka. Hal itu tidak terlepas dari inovasi dalam menyajikan makanan tempo dulu agar tampil lebih kekinian. Mereka tampil dengan rasa yang dimodifikasi sedemikian rupa mengikuti minat pasar di era modern. Alhasil, tidak hanya mempertahankan minat generasi tua akan cita rasanya tetapi juga membuat kaula muda ketagihan melahap mereka.

Banyak makanan jadul khas sunda yang eksistensinya tak lekang oleh waktu, masyarakat masih menggemari berkat rasa dan tampilannya yang lebih menarik selera. Berikut 4 makanan jadul khas sunda tapi kekinian yang bisa membuat air liur menetes.

  1. Dodol

[caption id="attachment_3102" align="aligncenter" width="855"] Kreasi Coklat Dodol / Foto :I ndonesiakaya.com[/caption]

Siapa yang tidak tahu makanan ikonik dari kota Garut yang satu ini. Dodol menjadi tambah populer setelah kaula muda di Garut memadukan coklat dengan dodol menjadi varian baru. Coklat manis berpadu dengan dodol yang legit, untuk anda pencinta coklat wajib mencicipi cita rasa makanan satu ini. Bahkan chocodot sudah memasarkan prodaknya sampai ke mancanegara lho. Dodol juga menjadi bahan tambahan untuk membuat brodol atau brownis dodol.

  1. Surabi

[caption id="attachment_3103" align="aligncenter" width="730"] Varian Rasa Surabi / Foto : Instagram @makanyuk[/caption]

Tahukah warginet jika surabi merupakan perpaduan makanan Belanda dan Indonesia? Pencake Sunda ini konon katanya sudah ada sejak tahun 1923 lho. Ada dua varian rasa pada surabi, yaitu manis dari gula merah cair juga kinca, dan asin dengan taburan oncom diatasnya. Tapi itu dulu, sekarang selain gula merah dan oncom kini banyak kedai surabi yang menawarkan toping lain seperti keju, coklat, susu, daging ayam, sosis, mayones, berbagai macam fla, dan lainnya. Hal tersebut membuat surabi menjadi makanan favorit tak hanya orang tua tetapi juga kaula muda

  1. Burayot

[caption id="attachment_3104" align="aligncenter" width="640"] Burayot Berbagai Rasa / Foto :Instagram @cemilangarutan[/caption]

Selain surabi, burayot juga menampilkan kreasi barunya. Makanan dari olahan tepung beras dan gula merah ini melakukan perubahan rasa dengan menambahkan berbagai kacang seperti kacang tanah, kacang hijau, mede dan almond kedalam adonannya, selain kacang terdapat buah-buahan seperti pisang, nanas dan starwberi yang membuat rasa burayot menjadi lebih unik. Makanan tradisional dengan rasa kekinian ini dapat kita jumpai salah satunya di toko Burayot The Legendary Cookie Of Garut yang beralamat di Jl. Cipanas Baru, Panunjung, Kec. Tarogong Kaler.

  1. Bandros

[caption id="attachment_3105" align="aligncenter" width="700"] Bandros Versi Modern / Foto : Tribun Jabar-Fasko Dehotman[/caption]

Makanan terakhir yang bertransformasi selanjutnya yakni bandros, biasanya mang bandros berjualan secara  berkeliling sambil memukul-mukul alat pengait pada penggorengan. Saat ini, malah pembeli yang menghampiri karena mang bandros jadi lebih kreatif dengan membuat bandros dengan rasa berbeda. Terinspirasi dari surabi berbagai rasa, bandros juga tidak kalah enak untuk kita santap.

 


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.