Beranda Cagar Alam dan Peran Strategisnya dalam Konservasi Alam
ADVERTISEMENT

Cagar Alam dan Peran Strategisnya dalam Konservasi Alam

7 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Cagar Alam dan Peran Strategisnya dalam Konservasi Alam, Source: Unsplash

Cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang dilindungi untuk menjaga ekosistem, flora, dan fauna agar tetap lestari sesuai dengan UU Konservasi SDA.

Indonesia memiliki berbagai kawasan cagar alam yang berfungsi untuk melindungi ekosistem beserta flora dan fauna di dalamnya. Kehadiran cagar alam menjadi bagian penting dari upaya konservasi sumber daya alam agar tetap lestari dan berkesinambungan.

Baca juga: Menilik Wisata Konservasi Garut untuk Liburan Bernuansa Edukasi

Pengertian Cagar Alam

Melansir dari detik.com, cagar alam sebagai kawasan hutan yang dilindungi karena memiliki kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistem penting yang ada di dalamnya. Kawasan tersebut umumnya dihuni spesies asli yang perkembangannya dibiarkan berlangsung secara alami tanpa adanya campur tangan manusia.

Definisi tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. Dalam pasal 1 butir 10 diterangkan bahwa cagar alam merupakan kawasan suaka alam yang karena kondisi alaminya perlu dilindungi.

Tujuan dan Manfaatnya

Tujuan utama dari cagar alam adalah untuk melindungi ekosistem agar tidak punah dan tetap lestari bagi generasi mendatang. Berdasarkan buku dari “Tumbuhan Langka di Indonesia” karya Ruyani, tujuan dan manfaat cagar alam di antaranya sebagai berikut:

  • Melestarikan flora dan fauna

  • Melindungi spesies dari kepunahan

  • Sarana penelitian dan ilmu pengetahuan

  • Tempat praktik pendidikan lapangan

  • Dapat dimanfaatkan sebagai wisata berbasis konservasi

Karakteristik Utama

Cagar alam memiliki karakteristik tertentu yang membedakan dari kawasan konservasi lainnya. Adapun, beberapa karakteristik tersebut di antaranya sebagai berikut:

  • Memiliki keanekaragaman tumbuhan dan ekosistem

  • Mewakili formasi biota tertentu

  • Kondisinya masih alami dan minim campur tangan manusia

  • Memiliki ekosistem atau spesies langka

  • Memiliki luas wilayah yang menunjang proses ekologis secara lami

Baca juga: Leuweung Sancang Garut: Hutan Legendaris Penuh Misteri yang Menyimpan Beribu Keindahan

Nah Warginet, keberadaan cagar alam menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kelestarian hayati di Indonesia. Dengan perlindungan yang tepat, cagar alam dapat terus memberikan manfaat ekologis, ilmiah, hingga pendidikan bagi masyarakat.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.