Enam Kondisi Ini Memudahkan Kamu Tertular COVID-19

  • Whatsapp
Virus COVID-19 - Infogarut
Batuk Salah Satu Gejala Covid-19 | unsplash.com

Pandemi COVID-19 masih belum hengkang dari bumi ini terlebih di negara kita, Indonesia. Setiap harinya kasus meningkat hingga pada tanggal 4 Juli 2021, kasus terkonfirmasi positif bertambah 27.233 pasien dalam sehari. Penambahan kasus yang terkonfirmasi positif  COVID-19 di Indonesia kini menjadi 2.284.084 kasus.

Menurut Worldometer, Indonesia menjadi negara dengan kasus COVID-19 terbanyak ke-4 di Asia setelah India, Turki dan Iran. Data tersebut menunjukkan bahwa penyebaran COVID-19  di Indonesia lebih mudah untuk menular dan ada beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Bacaan Lainnya

banner 728x250

Virus ini dapat menyebar melalui tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut, maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita.

Melansir dari covid19.go.id, adapun kondisi yang memudahkan penularan COVID-19 sebagai berikut:

1. Ruangan Tertutup

Risiko tertular COVID-19 pada ruangan tertutup lebih tinggi terlebih ruangan tersebut sempit dalam keadaan ramai dan tidak memiliki sirkulasi udara yang baik.

2. Pertemuan Panjang (>15 menit)

Durasi yang dihabiskan bersama orang lain dapat berpengaruh pada risiko penularan. Terlebih bertemu dengan berbagai kelompok orang dengan latar belakang kondisi kesehatannya juga berbeda.

3. Aktivitas Dengan Bernafas Kuat

Beberapa aktivitas dengan bernafas kuat ini seperti bernyanyi, berbicara dan tertawa yang risiko penularan dropletnya tergolong tinggi.

4. Interaksi Jarak Dekat

Virus yang dapat menyebar melalui droplet kecil ini dapat lebih tinggi tertular ketika orang yang terinfeksi berbicara dalam jarak dekat, terlebih ukurannya yang kecil dan tidak kasat mata.

5. Keramaian

Semakin banyak orang maka semakin tinggi pula risiko penularan virus. Tempat di mana orang-orang banyak berkumpul juga cenderung menjadi lebih kotor daripada tempat yang sepi.

6. Tidak Memakai Masker

Masih ada orang yang enggan memakai masker, padahal masker salah satu protokol kesehatan yang harus dipatuhi. Penggunaan masker pun saat ini disarankan ganda, lapisan pertama masker medis dan kedua masker dengan kain 3 lapis. Mengobrol dan dalam keadaan selesai makan di sebuah ruangan publik pun dianjurkan memakai masker.

Pada satu kondisi tersebut dapat meningkatkan penularan terlebih jika gabungan dari beberapa kondisi di atas. Hindari situasinya dan disiplin protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas bersama orang lain. Ingat untuk selalu Pakai Masker, Jaga Jarak, dan Cuci Tangan Pakai Sabun setelah menyentuh permukaan barang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *