Ini Cara Mendapatkan Bantuan UKT untuk Mahasiswa

  • Whatsapp
Ilustrasi Mahasiswa (Foto : Freepik)
Ilustrasi Mahasiswa (Foto : Freepik)

Akhir-akhir ini kondisi perekonomian masyarakat Indonesia banyak terdampak oleh pandemi Covid-19. Para mahasiswa yang tengah menempuh ilmu di perguruan tinggi pun tidak bisa dijadikan pengecualian. Tidak sedikit mahasiswa atau orang tua mahasiswa yang kesulitan untuk membayar uang kuliah. Maka dari itu, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Riset dan Teknologi memaparkan skema bantuan UKT (Uang Kuliah Tunggal) pada tahun 2021.

Menteri Pendidikan Nadiem Makarim, dalam acara peresmian lanjutan Bantuan Kuota Data Internet dan Bantuan Uang Kuliah Tunggal Tahun 2021, memaparkan bahwa Kemendikbud Ristek telah menyiapkan dana sebesar Rp. 745 miliar untuk lanjutan bantuan Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa terdampak pandemi Covid-19. 

Bacaan Lainnya

banner 728x250

Nadiem menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan pemerintah berikan at cost atau sesuai dengan besaran UKT mahasiswa yang bersangkutan dengan maksimal Rp. 2.4 juta. Jika besaran UKT lebih besar, maka selisihnya akan menyesuaikan dengan kebijakan perguruan tinggi dan kondisi mahasiswa.  Program ini akan berjalan di bulan September mendatang.

Adapun, syarat mahasiswa yang bisa menerima bantuan UKT Kemendikbud Ristek adalah sebagai berikut :

  1. Berstatus mahasiswa aktif
  2. Bukan penerima Beasiswa Bidikmisi atau KIP Kuliah
  3. Membutuhkan bantuan pembayaran UKT semester ganjil 2021 karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan

Untuk menerima bantuan UKT dari Kemendikbud Ristek, mahasiswa bisa langsung mendaftarkan diri ke perguruan tinggi. Nantinya, pihak perguruan tinggi akan mengajukan penerima bantuan tersebut pada Kemendikbud Ristek. Selanjutnya, bantuan akan pemerintah salurkan langsung pada perguruan tinggi masing-masing.

Selain itu, Kemendikbud Ristek juga akan menyalurkan bantuan kuota data internet sebanyak 2,3 triliun untuk 26,8 juta siswa, mahasiswa, guru, dan dosen. Ini merupakan bantuan lanjutan dari program yang telah berjalan sejak tahun 2020 silam. Bantuan ini akan pemerintah salurkan mulai September hingga November 2021. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *