Beranda Kebakaran Rumah di Cisompet Garut Hanguskan Hunian Guru PPPK, Kerugian Capai Rp150 Juta
ADVERTISEMENT

Kebakaran Rumah di Cisompet Garut Hanguskan Hunian Guru PPPK, Kerugian Capai Rp150 Juta

5 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kebakaran Rumah di Cisompet Garut Hanguskan Hunian Guru PPPK, Kerugian Capai Rp150 Juta, Source: Humas Polres Garut

Kebakaran rumah di Cisompet diduga dipicu korsleting listrik saat subuh. Seluruh bangunan milik seorang guru PPPK hangus terbakar dengan kerugian mencapai Rp150 juta.

Sebuah rumah milik guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kampung Nagrak, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hangus terbakar saat subuh. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, Jumat, (29/5/2026).

Baca juga: Niat Musnahkan Sarang Lebah, GOR di Pasirwangi Garut Berujung Kebakaran

Rumah yang terbakar diketahui milik Aris Kurnia (40), seorang guru PPPK warga setempat. Saat kebakaran terjadi, korban bersama istri dan anaknya sedang tertidur lelap di dalam rumah.

Berdasarkan informasi yang dari Humas Polres Garut, api pertama kali muncul dari bagian atas plafon dapur. Hasil pengecekan di lokasi kejadian dan keterangan sejumlah saksi mengarah pada dugaan korsleting listrik atau arus pendek sebagai penyebab awal kebakaran.

Kapolsek Cisompet, Kompol Misno Winoto mengatakan bahwa api diduga pertama kali muncul dari bagian plafon dapur rumah korban sebelum kemudian membesar dan menjalar ke seluruh bangunan.

"Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah karena material bangunan pada bagian atap menggunakan kayu serta terdapat barang-barang yang mudah terbakar di dalam rumah," ujar Kapolsek Cisompet.

Korban dan keluarganya diduga terselamatkan setelah terbangun akibat guncangan gempa yang terjadi sesaat sebelum kebakaran berlangsung. Tidak lama kemudian, korban mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran dan mendapati rumah sudah dipenuhi asap tebal saat keluar dari kamar.

Menyadari hal tersebut, korban segera membangunkan istri dan anaknya untuk menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah. Langkah cepat tersebut membuat seluruh anggota keluarga berhasil menghindari kobaran api yang terus membesar.

Warga sekitar yang mengetahui kebakaran rumah langsung berdatangan untuk membantu memadamkan api secara bergotong royong menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api sulit dikendalikan hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian.

Kompol Misno Winoto menyebut bahwa seluruh bangunan rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan meski api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dan warga setempat.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIB, namun seluruh bangunan rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Saat ini korban bersama keluarganya untuk sementara mengungsi di rumah kerabat terdekat," pungkasnya.

Polsek Cisompet yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP), mendata saksi-saksi, serta mengumpulkan informasi guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran rumah di Cisompet tersebut.

Baca juga: Sejarah dan Makna Hari Pemadam Kebakaran Internasional yang Diperingati 4 Mei

Nah Warginet, kebakaran rumah di Cisompet yang diduga dipicu korsleting listrik ini menjadi pengingat penting untuk selalu memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah secara berkala. Langkah pencegahan sejak dini dapat membantu mengurangi risiko kebakaran dan menjaga keselamatan keluarga.

 

Penulis: Muhamad Renaldi S

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.