Angka Kasus Stunting Garut Terbanyak di Kawasan Perkotaan

Angka Kasus Stunting Garut Terbanyak di Kawasan Perkotaan

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyebutkan kasus stunting terbanyak di wilayahnya berada di tiga kecamatan, salah satunya kawasan perkotaan.

Hal itu diungkapkannya usai menyerahkan secara simbolis paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 27 balita yang mengalami stunting atau gagal tumbuh, di Kantor Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (30/6/2022). 

Ia menyebutkan ketiga kecamatan tersebut yakni Kecamatan Garut Kota, Limbangan dan Wanaraja.

“Yang terbesar, terbanyak itu Garut Kota ini ya kemudian juga Limbangan dan Wanaraja," ujar Helmi.

Menyikapi hal tersebut, pihaknya akan menugaskan dinas terkait untuk menganalisa mengapa tiga daerah itu yang notabene berada di wilayah perkotaan, namun memiliki angka stunting yang cukup tinggi.

"Nah ini apakah ini juga ada hubungan dengan kemiskinan kota ya, karena kan kalau di kampung itu walaupun tidak mampu mereka mungkin masih ada makanan-makanan disiapkan oleh alam gitu ya. Masih ada ke kebun, ke sawah, kemana gitu,” katanya.

Helmi menyampaikan, jika nantinya data dari Bulan Penimbangan Stunting (BPS) sudah terkumpul semuanya, Pemkab Garut akan menindaklanjuti hal itu dengan melakukan pemberian makanan tambahan bagi balita yang mengalami stunting.

Pihaknya pun siap mengalokasikan anggaran dari APBD yang difokuskan pada pemberian gizi tambahan untuk mengatasi masalah stunting.

Selain itu dari APBD, lanjut dia, anggaran lainnya bersumber dari angaran desa (APBDes) serta partisipasi masyarakat.

"Saya kira partisipasi masyarakat tidak usah menunggu kalau misalkan ada yang stunting ya itu bisa kita segera berikan makanan," ujarnya.


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.