Beranda Arus Mudik Mulai Padat di Limbangan Garut, Polisi Berlakukan Sistem One Way
ADVERTISEMENT

Arus Mudik Mulai Padat di Limbangan Garut, Polisi Berlakukan Sistem One Way

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Arus Mudik Mulai Padat di Limbangan Garut, Polisi Berlakukan Sistem One Way (Ilustrasi: Istimewa)

Infogarut – Arus kendaraan pemudik yang melintas di jalur selatan Jawa Barat mulai mengalami peningkatan signifikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Salah satu titik yang terpantau mengalami kepadatan adalah kawasan Limbangan, Kabupaten Garut.

Memasuki lima hari sebelum Lebaran, volume kendaraan yang datang dari arah Bandung menuju Tasikmalaya dan wilayah Jawa Tengah terus bertambah. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas di jalur utama Limbangan mulai dipadati kendaraan pemudik.

Baca Juga: Garut Jadi Magnet Mudik 2026, Diprediksi Didatangi 2,94 Juta Orang Saat Lebaran

Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin panjang, aparat kepolisian setempat menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way. Kebijakan ini diambil sebagai langkah cepat guna mengurai kepadatan kendaraan yang mulai menumpuk di sejumlah titik.

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan sempat terjadi di sekitar Pos GTC Limbangan. Lokasi ini memang dikenal sebagai salah satu titik penyempitan arus yang kerap menjadi pemicu perlambatan lalu lintas saat musim mudik.

Selain meningkatnya jumlah pemudik, aktivitas masyarakat lokal juga menjadi faktor yang memperparah kepadatan kendaraan. Keberadaan Pasar Limbangan yang berada tidak jauh dari jalur utama membuat lalu lintas semakin tersendat, terutama ketika aktivitas jual beli sedang ramai.

Situasi tersebut menyebabkan kendaraan harus melambat saat melintas di kawasan pasar, sehingga memicu antrean kendaraan cukup panjang di jalur nasional tersebut.

Baca Juga: Atasi Jalur Mudik Garut, Dedi Mulyadi Beri Kompensasi Rp1,4 Juta untuk Delman dan Becak

Pihak kepolisian pun terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara langsung. Penerapan sistem satu arah diharapkan mampu menjaga arus kendaraan tetap bergerak dan mencegah kemacetan yang lebih parah seiring semakin dekatnya hari raya.

Lonjakan jumlah kendaraan diperkirakan masih akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, mengingat puncak arus mudik biasanya berlangsung menjelang akhir pekan sebelum Lebaran. Karena itu, pemudik diimbau untuk tetap berhati-hati di jalan serta mengikuti arahan petugas yang berjaga di sepanjang jalur mudik. 

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.