Beranda Bolehkah Tetap Olahraga Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar?
ADVERTISEMENT

Bolehkah Tetap Olahraga Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar?

4 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Bolehkah Tetap Olahraga Saat Puasa agar Tubuh Tetap Bugar?

Olahraga saat puasa tetap aman selama Ramadan jika dilakukan dengan pengaturan waktu tepat, intensitas terukur, hingga strategi hidrasi seimbang.

Olahraga saat puasa di bulan Ramadan sering menimbulkan kekhawatiran karena tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama belasan jam. Melansir dari detik.com, aktivitas olahraga tetap aman dilakukan selama puasa asalkan memperhatikan waktu, intensitas, serta kondisi kesehatan masing-masing.

Baca juga: Tips Aman Lari Selama Ramadan untuk Jaga Kebugaran Tubuh

Aman Kah Olahraga saat Puasa?

Secara medis, olahraga saat puasa aman bagi individu yang sedang dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gangguan tertentu. Pakar IPB University, d. Agil Wahyu Wicaksono, menyebut bahwa latihan intensitas ringan hingga sedang tetap diperbolehkan selama puasa dengan tujuan menjaga kebugaran.

Namun, olahraga saat puasa meningkatkan risiko dehidrasi dan hipoglikemia jika dilakukan secara berlebihan tanpa kontrol. Jennifer Dix dari Cleveland Clinic mengingatkan pentingnya mengenali gejala seperti mual, pusing, gemetar, hingga rasa haus berlebihan sebagai tanda tubuh membutuhkan istirahat.

Waktu Terbaik Olahraga

Pemilihan waktu olahraga selama Ramadan sangat menentukan keamanan dan efektivitas pemulihan energi tubuh. Para ahli merekomendasikan berikut tiga waktu utama agar olahraga tetap aman tanpa mengganggu stabilitas cairan selama menunaikan ibadah puasa.

1. Menjelang berbuka puasa

Olahraga ringan 15 hingga 30 menit sebelum berbuka menjadi pilihan ideal karena tubuh segera mendapatkan cairan setelah selesai beraktivitas. Strategi ini membantu meminimalkan risiko dehidrasi berkepanjangan saat puasa.

2. Setelah berbuka puasa

Olahraga setelah berbuka dinilai paling aman karena tubuh sudah memperoleh asupan energi dan cairan yang cukup. Meski demikian, latihan intensitas tinggi tetap tidak disarankan agar kualitas tidur selama puasa tetap terjaga.

3. Setelah sahur

Olahraga ringan setelah sahur masih diperbolehkan karena tubuh memiliki cadangan energi dari makanan sebelumnya. Risiko yang perlu diperhatikan adalah berkurangnya cairan sejak pagi hingga waktu berbuka puasa tiba.

Tips Aman Olahraga Puasa

Agar olahraga saat puasa memberikan manfaat optimal, ada beberapa strategi yang perlu diterapkan secara konsisten. Tips ini membantu menjaga keseimbangan energi dan cairan tubuh selama menjalani ibadah puasa.

Gunakan metode talk test

Saat olahraga, pastikan masih bisa berbicara dengan normal sebagai tanda intensitas berada pada tingkat ringan hingga sedang. Jika sulit berbicara, berarti intensitas terlalu tinggi untuk kondisi puasa.

Terapkan pola minum 4-2-2

Pola ini dianjurkan IPB University dengan empat gelas saat berbuka, dua gelas malam hari, dan dua gelas saat sahur. Strategi hidrasi ini membantu menjaga cairan tubuh tetap stabil selama puasa.

Pilih olahraga ringan

Fokuslah pada jalan cepat, peregangan, atau yoga dibandingkan latihan berat yang menguras tenaga. Olahraga ringan lebih aman dilakukan saat puasa untuk menjaga kebugaran tanpa risiko berlebihan.

Gunakan pakaian yang tepat

Kenakan pakaian yang menyerap keringat agar suhu tubuh tetap stabil selama olahraga. Setelah selesai, segera ganti pakaian atau mandi untuk membantu tubuh kembali segar saat puasa.

Cukupi waktu istirahat

Tidur selama tujuh hingga sembilan jam membantu proses pemulihan tubuh setelah olahraga dan puasa. Jika waktu malam terbatas, tidur siang singkat bisa menjadi solusi menjaga energi tetap stabil.

Baca juga: Sering Dipakai? Ini Dia Alasan Sepatu Lari Juga Perlu Recovery

Nah Warginet, olahraga selama bulan arRamadan bukan hal yang berbahaya selama dilakukan dengan bijak dan terukur. Dengan memilih waktu yang tepat serta menjaga intensitas, olahraga dapat membantu tubuh tetap bugar tanpa mengganggu kelancaran puasa di bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.