Beranda Diduga Coba Akhiri Hidup, Perempuan Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut
ADVERTISEMENT

Diduga Coba Akhiri Hidup, Perempuan Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Diduga Coba Akhiri Hidup, Perempuan Melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut, Source:

Seorang perempuan diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sasak Besi di Bayongbong Garut dan berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Peristiwa seorang perempuan yang diduga mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Sasak Besi menggegerkan warga Kampung Simpang RT 03 RW 02, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Insiden tersebut diketahui terjadi  sekitar pukul 00.50 WIB, Senin, (1/6/2026).

Baca juga: Pria Tanpa Identitas Diduga Bunuh Diri Tewas Ditabrak Kereta Api di Kadungora Garut

Berdasarkan keterangan saksi melalui rilis Humas Polres Garut, perempuan tersebut pertama kali terlihat berdiri di pinggir jembatan saat saksi sedang mengantarkan penumpang. Saat itu, perempuan yang belum diketahui identitasnya mengenakan sweater hitam dan celana jeans.

Beberapa waktu kemudian, saksi kembali melintas di lokasi yang sama dan mendapati perempuan tersebut masih berada di area jembatan. Ketika hendak menghampiri untuk menanyakan keadaannya, perempuan itu tiba-tiba melompat ke bawah jembatan yang memiliki kedalaman sekitar 15 meter.

Mendapat laporan dari warga, anggota siaga piket Polsek Bayongbong bersama tim medis Puskesmas Bayongbong dan masyarakat segera menuju lokasi untuk melakukan upaya pertolongan. Korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis awal.

Kapolsek Bayongbong, Iptu Mahmudi, mengatakan bahwa proses penyelamatan berjalan dengan cepat berkat kerja sama petugas, tenaga kesehatan, dan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Bayongbong untuk menjalani observasi dan perawatan awal. Karena membutuhkan penanganan lebih lanjut, petugas medis kemudian merujuk korban ke Rumah Sakit dr. Slamet Garut menggunakan ambulans Puskesmas Bayongbong.

Dalam proses evakuasi, petugas menemukan satu unit telepon genggam merek Vivo berwarna hitam yang diduga milik korban. Hingga saat ini, identitas perempuan tersebut masih dalam penyelidikan petugas.

Polsek Bayongbong masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas korban serta mengetahui motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis keluarga maupun lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan seseorang yang memerlukan bantuan atau menunjukkan tanda-tanda membahayakan dirinya sendiri.

Baca juga: Warga Tarogong Kaler Garut Geger Temukan Pria Meninggal di Area Makam TPA Panyabungan

Nah Warginet, peristiwa yang terjadi di Jembatan Sasak Besi ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar kita. Dukungan dari keluarga, sahabat, dan lingkungan dapat menjadi langkah awal untuk membantu seseorang yang sedang menghadapi tekanan agar tidak merasa sendirian saat menghadapi persoalan hidup.

 

Penulis: Muhamad Renaldi S

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.