Beranda Jangan Asal Melihat, Ini Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026
ADVERTISEMENT

Jangan Asal Melihat, Ini Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Jangan Asal Melihat, Ini Cara Aman Menyaksikan Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Source: Istimewa

Mengamati gerhana matahari total membutuhkan perlindungan mata yang tepat. Simak panduan aman menyaksikan fenomena langka pada 12 Agustus 2026.

Gerhana matahari total pada 12 Agustus 2026 diperkirakan menjadi salah satu fenomena langit yang banyak dinantikan. Namun, sebelum menyaksikannya, masyarakat perlu memahami aturan keselamatannya, sebagaimana dijelaskan oleh National Geographic Indonesia.

Baca juga: NASA Ungkap Jalur Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Lintasi Eropa hingga Rusia

Aturan Aman Saat Melihat Gerhana

NASA menegaskan bahwa satu-satunya waktu aman untuk melihat matahari tanpa pelindung adalah ketika fase totalitas berlangsung, yaitu saat piringan matahari tertutup sepenuhnya oleh bulan.

Di luar fase tersebut, seluruh pengamat wajib menggunakan pelindung mata bersertifikat standar internasional ISO 12312-2. Kacamata hitam biasa tidak diperbolehkan karena tidak mampu menyaring intensitas cahaya matahari secara aman.

Pengamat juga dilarang melihat matahari menggunakan perangkat optik seperti teleskop, kamera, atau binokular saat sedang memakai kacamata gerhana biasa. Cara tersebut dapat meningkatkan risiko cedera pada mata.

Apabila ingin menggunakan perangkat optik, filter solar khusus harus dipasang pada bagian paling depan lensa. Langkah ini penting untuk mencegah konsentrasi cahaya matahari yang dapat merusak filter hingga menyebabkan kerusakan mata permanen.

Alternatif Aman dan Jadwalnya

NASA juga mengingatkan bahwa penggunaan kacamata gerhana biasa bersamaan dengan perangkat optik tanpa filter khusus sangat berbahaya karena sinar matahari yang terkonsentrasi dapat membakar lapisan pelindung serta meningkatkan risiko kerusakan mata.

Bagi masyarakat yang tidak memiliki alat pelindung, metode proyeksi lubang jarum atau pinhole projector dapat menjadi alternatif aman. Metode ini memanfaatkan kertas atau celah dedaunan untuk memproyeksikan bayangan matahari ke permukaan lain tanpa melihat matahari secara langsung.

Perjalanan gerhana sebagian diperkirakan dimulai sejak pagi hari di wilayah Rusia utara, Alaska, dan Kanada bagian utara. Fenomena kemudian bergerak menuju Kanada timur dan wilayah Amerika Serikat bagian utara.

Sementara itu, wilayah Inggris Raya, Irlandia, daratan utama Eropa, hingga Afrika diperkirakan mulai menyaksikan gerhana sebagian pada sore hingga menjelang malam hari. Di beberapa lokasi, matahari bahkan akan terbenam saat masih tertutup sebagian oleh bulan.

Baca juga: Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Jadi Momentum Besar bagi Dunia Sains

Nah Warginet, menyaksikan gerhana matahari total dapat menjadi pengalaman yang berkesan, tetapi keselamatan mata harus tetap menjadi prioritas agar fenomena langka tersebut dapat dinikmati dengan aman.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.