Beranda Jelang Musim Hujan, Jawa Barat Siaga Bencana Hidrometeorologi

Jelang Musim Hujan, Jawa Barat Siaga Bencana Hidrometeorologi

5 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit
Ilustrasi Bencana Hidrometeorologi

Menjelang puncak musim hujan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi. 

 

Dilansir dari jabartrust.com, Masa siaga ini direncanakan berlaku selama periode November 2024 hingga April 2025, saat hujan intensif diprediksi akan mengguyur wilayah Jawa Barat. Pengumuman resmi ini disampaikan oleh Anne Hermadianne Adnan, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Jawa Barat, pada Rabu (30/10) di Halaman Gedung Sate, Bandung.

 

“BMKG telah memberikan informasi secara berkala, mulai dari H-7, H-3, hingga 6 dan 3 jam sebelum potensi kejadian. Peringatan dini ini diharapkan dapat mengurangi risiko terdampak bencana di wilayah yang rawan,” jelasnya.

 

Sistem pemantauan tersebut diharapkan dapat memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana. 

 

Dengan adanya peringatan dini yang terstruktur, diharapkan tingkat kesiapsiagaan masyarakat akan meningkat, sehingga potensi dampak buruk dari bencana dapat ditekan seminimal mungkin.

 

Selain mengantisipasi bencana hidrometeorologi seperti banjir, BPBD Jawa Barat juga memperluas pengawasan ke aktivitas seismik, terutama di sekitar Bandung Raya yang dekat dengan Sesar Lembang. 

 

Anne menjelaskan bahwa, meskipun gempa bumi sulit untuk diprediksi, pihaknya terus melakukan pemantauan dan mengimbau masyarakat agar selalu waspada.

 

“BPBD memiliki 33 sensor yang tersebar di seluruh Jawa Barat untuk memantau getaran atau gempa. Selain itu, perangkat WRS atau WRS Resistor System telah dipasang di seluruh BPBD kabupaten dan kota, dengan SOP ketat agar selalu aktif,” tambah Anne.

 

Melalui sistem ini, getaran kecil hingga besar dapat terdeteksi dengan cepat, memberikan waktu bagi BPBD dan pemerintah setempat untuk mengambil langkah antisipatif jika dibutuhkan. 

 

Pemerintah mengimbau warga untuk terus mengikuti informasi resmi dari BPBD dan BMKG, terutama selama puncak musim hujan, agar dapat mempersiapkan diri terhadap potensi bencana hidrometeorologi. 

 

Dengan kesiapan dan koordinasi yang baik antara pemerintah, BPBD, dan BMKG, diharapkan Jawa Barat bisa melalui musim hujan ini dengan aman.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.