Silayung Park Garut, Wisata Alam Sarat Jejak Sejarah
Silayung Park di Garut tidak hanya menawarkan panorama alam perbukitan, tetapi juga menyimpan jejak sejarah berupa bebatuan purbakala dan makam kuno yang masih dijaga warga.
Silayung Park merupakan destinasi wisata alam di Garut yang memiliki keunikan berbeda dibandingkan tempat wisata lainnya. Selain menyuguhkan panorama perbukitan yang indah, Silayung Park juga dikenal menyimpan cerita sejarah dari temuan bebatuan purbakala di kawasannya.
Baca juga: Gunung Nagara, Makam Keramat Raja Sunda yang Siap Jadi Destinasi Wisata Budaya
Jejak Sejarah di Silayung Park
Dikutip dari travelspromo.com, Silayung Park memiliki sejumlah bebatuan unik yang tersusun secara alami dan diyakini berasal dari zaman purbakala. Bentuk batu yang menyerupai telapak kaki, batu bersusun, hingga batu nisan besar menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Selain bebatuan, di kawasan Silayung Park juga terdapat makam kuno yang dikenal warga sekitar sebagai makam Sadakeling. Makam tersebut diyakini sebagai peristirahatan tokoh keturunan Prabu Siliwangi dan hingga kini masih dijaga kesakralannya oleh masyarakat setempat.
Keunikan Alam Silayung Park
Keunikan Silayung Park juga terlihat dari patahan batu alam yang berserakan di sepanjang jalur perbukitan. Kondisi ini membuat medan menuju kawasan wisata terasa cukup menantang, namun justru menambah kesan alami dan eksotis bagi para pengunjung.
Di kawasan Silayung Park juga terdapat pondok kayu sederhana yang berada di atas pohon sebagai tempat bersantai. Dari lokasi ini, pengunjung dapat menikmati pemandangan pegunungan serta hamparan alam Garut dari ketinggian dengan suasana yang menenangkan.
Baca juga: Wisata Kampung Bareto dengan Nuansa Sunda Tempo Dulu di Garut
Nah Warginet, Silayung Park bukan hanya menawarkan wisata alam, tetapi juga pengalaman mengenal sejarah dan keunikan Garut. Perpaduan alam dan jejak sejarah menjadikan Silayung Park sebagai destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi dan dijaga kelestariannya.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.