Kasus Stunting Pada Anak di Garut Mengalami Penurunan, Kini Tinggal 10 Ribu Kasus


Wakil Bupati Garut Helmi Budiman mengapresiasi kinerja aparat pemerintah dan masyarakat yang berhasil menurunkan kasus gagal tumbuh pada anak atau "stunting". Saat ini kasus stunting di Garut tinggal 10 ribuan anak yang perlu mendapatkan penanganan.

"Jadi alhamdulillah ada penurunan yang signifikan, yang pertama sangat penting itu kita harus tahu trennya, sehingga kita bisa mengapresiasi apa yang sudah dikerjakan seluruh aparat pemerintah dan masyarakat," ungkap Helmi Budiman, Senin (11/10/2021).

Ia mengimbau kepada para camat dan juga Dinas Kesehatan Kabupaten Garut untuk selalu memperhatikan kasus perkembangan anak yang mengalami stunting.

“Yang kedua juga saya ini menugaskan hal yang baru kepada para camat, terutama aparat sampai desa, (termasuk) juga masyarakat. Kami sudah memiliki data 4,8 persen yang memang stunting, dan itu membutuhkan perhatian," ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Maskut Farid menyatakan, pihaknya selalu mengevaluasi data sekitar 6 bulan sekali dalam satu tahun untuk penimbangan berat badan pada anak yang mengalami stunting.

“Alhamdulillah sudah turun terus ya setiap tahun, sudah bagus, tinggal PR-nya adalah bagaimana yang sudah terdata ini kita bisa selesaikan. Kita bisa kurangi stuntingnya, sehingga mudah-mudahan 6 bulan ke depan ini orang ini bukan stunting lagi, sudah normal ya,” ucapnya.

Ia memaparkan, demi tercapainya zero stunting di Kabupaten Garut, perlu adanya langkah-langkah terorganisir dengan setiap kecamatan di Garut.

  • -

0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka