Beranda Kenapa Disebut Ramadan? Ini Penjelasan dan Maknanya
ADVERTISEMENT

Kenapa Disebut Ramadan? Ini Penjelasan dan Maknanya

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kenapa Disebut Ramadan? Ini Penjelasan dan Maknanya, Source: Unsplash

Ramadan merupakan bulan suci yang penuh rahmat, namun tidak banyak yang mengetahui alasan di balik penamaan Ramadan tersebut.

Ramadan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam karena penuh keberkahan dan ampunan. Selain sebagai waktu diwajibkannya untuk berpuasa, Ramadan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya Al-Qur’an yang menjadi pedoman hidup bagi manusia.

Baca juga: Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 (1447 Hijriah) untuk Wilayah Kabupaten Garut dan Sekitarnya

Keutamaan Bulan Ramadan

Selama Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari tenggelam. Ibadah puasa ini menjadi sarana dalam melatih pengendalian diri sekaligus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ramadan juga diyakini sebagai bulan yang sangat mulia karena merupakan momentum turunnya Al-Qur’an. Maka dari itu, selama bulan Ramadan masjid dan musala selalu ramai dengan kegiatan tadarus sebagai bentuk rasa syukur serta upaya meraih pahala berlipat ganda.

Makna Nama Ramadan

Secara bahasa, Ramadan berasal dari kata “ramidla” yang artinya panas atau membakar. Para ulama memaknai bulan Ramadan sebagai bulan pembakaran dosa, di mana amalan dan puasa yang dijalankan dapat menghapus kesalahan yang telah lalu.

Beberapa ulama seperti Imam al-Mawardi dan Imam al-Bujairami menjelaskan bahwa Ramadan menjadi momentum pengampunan bagi orang yang berpuasa dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itu, seharusnya Ramadan dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperbanyak tobat dan ibadah.

Baca juga: Tradisi Takjil Saat Ramadan dan Perkembangannya di Indonesia

Nah Warginet, memahami alasan penamaan Ramadan dapat menambah kesadaran dalam menjalani ibadah di bulan suci ini. Mari jadikan bulan suci Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meraih ampunan dengan penuh kesungguhan.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.