Komitmen Membangun Garut: Debat Perdana Calon Bupati Garut 2024
Pada debat pertama calon bupati dan wakil bupati Garut yang digelar pada 23 Oktober 2024, pasangan calon Helmi Budiman-Yudi Nugraha dan Abdusy Syakur Amin-Luthfanisia Putri Karlina memaparkan visi dan program dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan daerah, pengembangan SDM, dan kesejahteraan masyarakat.
Fokus pada Pelayanan Publik
Para calon menyampaikan komitmen untuk meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih mudah diakses oleh seluruh masyarakat Garut. Pelayanan publik yang optimal dipandang sangat krusial dalam menjawab berbagai permasalahan dasar di daerah, seperti akses kesehatan bagi warga pedesaan dan kualitas pendidikan yang merata. Kedua pasangan calon menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur di daerah terpencil untuk memastikan seluruh warga Garut mendapat akses layanan yang setara.
Mendorong Pembangunan Daerah
Dalam upaya memajukan daerah, pasangan Helmi-Yudi menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur sebagai kunci pembangunan ekonomi. Mereka berencana mengembangkan jaringan jalan dan fasilitas umum agar aktivitas ekonomi semakin efisien. Di sisi lain, pasangan Syakur-Putri berfokus pada pengembangan pariwisata lokal sebagai sumber penghasilan daerah dan memperbaiki daya tarik Garut bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Pengembangan SDM
Kualitas SDM menjadi perhatian utama kedua pasangan dalam debat ini. Paslon Helmi-Yudi menyatakan suksesnya pengembangan kualitas SDM dan pembangunan meliputi 3 sektor yaitu dukungan dari masyarakat garut, aturan yang harus dibahas antara pemerintah dan DPRD, dan keberpihakan anggaran Sementara itu, pasangan Syakur-Putri menekankan pentingnya dukungan bagi UMKM dan memfasilitasi pendidikan kewirausahaan bagi masyarakat. Dengan mengembangkan sektor paling potensial bagi Garut yaitu Agrowisata dan Agroindustri.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
Kedua pasangan sepakat bahwa kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan utama dari program kerja mereka. Helmi-Yudi menawarkan solusi berupa pemberdayaan sektor pertanian melalui teknologi modern dan akses pasar yang lebih luas. Pasangan Syakur-Putri, di sisi lain, fokus pada pembangunan ekonomi berbasis komunitas, termasuk bantuan modal untuk UMKM dan program pelatihan kewirausahaan.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.