Macam-Macam Istilah “Jatuh” Dalam Bahasa Sunda yang Berawalan "Ti"
Dalam bahasa Sunda, ungkapan dan peribahasa menjadi salah satu cerminan kearifan lokal yang mengandung makna mendalam. Terdapat beragam cara unik untuk mengungkapkan konsep "jatuh," dan menariknya, kebanyakan berawalan dengan kata "ti." Dari ``tisolédat" hingga "tijengkang" bahasa Sunda menawarkan beragam cara untuk menggambarkan proses jatuh, setiap kata memiliki nuansa dan makna tersendiri. Ini dia beberapa diantaranya;
-
Labuh = jatuh, masuk kedalam kategori Bahasa Sunda Kasar.
-
Geubis = jatuh, masuk kedalam ketori Bahasa Sunda halus.
-
Ragrag = sesuatu yang jatuh dari ketinggian
-
Murag = benda yang jatuh
-
Tikoséwat = jatuh karena hilang keseimbangan
-
Tigebrus = jatuh kedalam lubang atau jurang
-
Tigatruk = tersandung
-
Tisoledat = terpeleset
-
Tikusruk = jatuh ke arah depan
-
Tijungkel = terjungkal
-
Tijengkang = jatuh ke belakang
-
Tiseureuleu = terpeleset
-
Tijalikeuh = keseleo
-
Tijungkir = terbalik
-
Ticengklak = jatuh disertai efek pada otot/sendi
-
Tikudawet = jatuh karena menginjak sesuatu yang membelit kaki
-
Tiguling = berguling
-
Tisorodot = terpeleset dengan posisi meluncur
-
Tigedebrug = jatuh dengan posisi badan semuanya terjatuh
-
Tigejebur = jatuh kedalam air
Nahh itu dia beberapa dari sekian banyaknya ungkapan jatuh dalam Bahasa Sunda nih warginet. Banyak banget ya! Penuturan dalam bahasa daerah mengungkapkan kedalaman budaya dan kekayaan kata yang perlu dijaga dan dihargai. Yuk kita apresiasi keindahan bahasa daerah yang tak ternilai harganya.***
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.