Beranda Peringkat Tiga Masih Berpeluang Lolos! Ini Dia Aturan Fase Grup Piala Dunia 2026
ADVERTISEMENT

Peringkat Tiga Masih Berpeluang Lolos! Ini Dia Aturan Fase Grup Piala Dunia 2026

2 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Peringkat Tiga Masih Berpeluang Lolos! Ini Dia Aturan Fase Grup Piala Dunia 2026, Source: FIFA

Delapan tim peringkat ketiga terbaik akan lolos ke babak gugur Piala Dunia 2026. Berikut aturan yang digunakan FIFA untuk menentukan tim yang berhak melaju.

Format baru yang digunskan pada Piala Dunia 2026 tidak hanya memberikan tiket babak gugur kepada juara dan runner-up grup. FIFA juga membuka peluang bagi delapan tim peringkat ketiga terbaik untuk melanjutkan perjalanan ke fase knockout.

Baca juga: Kenapa Piala Dunia 2026 Diikuti 48 Tim? Ini Alasan FIFA Mengubah Formatnya

Setelah seluruh pertandingan fase grup selesai dimainkan, FIFA akan menggabungkan seluruh tim yang menempati posisi ketiga dari 12 grup ke dalam satu klasemen khusus. Dari total 12 tim tersebut, hanya delapan negara dengan catatan terbaik yang berhak lolos ke babak gugur.

Dalam proses awal, FIFA akan membandingkan performa seluruh tim peringkat ketiga berdasarkan beberapa kriteria utama. Penilaian dilakukan secara berurutan sebagai berikut:

  • Jumlah poin yang diperoleh selama fase grup.

  • Selisih gol selama fase grup.

  • Jumlah gol yang dicetak selama fase grup.

Apabila ketiga indikator tersebut masih menghasilkan nilai yang sama, FIFA akan menggunakan poin fair play atau catatan kedisiplinan sebagai pembeda. Jika hasilnya tetap identik, penentuan akan berlanjut menggunakan peringkat dunia FIFA terbaru.

Aturan Head-to-Head di Fase Grup

Untuk menentukan posisi tim di dalam masing-masing grup, FIFA menerapkan sistem tie-break yang lebih rinci ketika terdapat dua tim atau lebih yang memiliki jumlah poin yang sama setelah seluruh pertandingan grup berakhir.

Tahap pertama yang digunakan adalah kriteria head-to-head atau rekor pertemuan langsung antartim yang memiliki poin yang sama. Adapun penilaian dilakukan berdasarkan:

  • Poin terbanyak yang diperoleh dalam pertandingan antartim yang memiliki poin yang sama.

  • Selisih gol terbaik dalam pertandingan antartim yang memiliki poin yang sama.

  • Jumlah gol terbanyak dalam pertandingan antartim yang memiliki poin yang sama.

Jika hasilnya masih belum menghasilkan pembeda, FIFA akan kembali menerapkan kriteria head-to-head hanya kepada tim yang masih memiliki nilai identik sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Performa Keseluruhan Grup

Apabila kriteria pertemuan langsung belum mampu memisahkan posisi tim, penilaian akan diperluas ke seluruh pertandingan fase grup dengan mempertimbangkan:

  • Selisih gol keseluruhan selama fase grup.

  • Jumlah gol keseluruhan yang dicetak selama fase grup.

Penilaian Fair Play di Piala Dunia

Apabila seluruh indikator performa masih menunjukkan hasil yang sama, FIFA akan menggunakan sistem fair play atau penilaian kedisiplinan. Pengurangan poin dilakukan berdasarkan kartu yang diterima pemain maupun staf tim dengan rincian:

  • Kartu kuning: minus 1 poin.

  • Kartu merah tidak langsung (akumulasi dua kartu kuning): minus 3 poin.

  • Kartu merah langsung: minus 4 poin.

  • Kartu kuning yang diikuti kartu merah langsung: minus 5 poin.

Jika seluruh kriteria tersebut masih belum mampu memisahkan posisi tim, FIFA akan menggunakan peringkat dunia terbaru sebagai penentu terakhir. Apabila diperlukan, posisi terbaik pada ranking FIFA edisi-edisi sebelumnya juga dapat digunakan hingga kedua tim dapat dibedakan.

Baca juga: Berapa Tim yang Lolos dari Fase Grup Piala Dunia 2026? Ini Skema Lengkapnya

Nah Warginet, format baru ini membuat setiap poin, gol, hingga catatan disiplin memiliki arti yang sangat penting. Karena itu, persaingan di fase grup diperkirakan akan berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir karena peluang lolos tetap terbuka bagi tim yang finis di posisi ketiga.

 

Sumber: Tirto.id

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.