Beranda Sejarah Hari Pahlawan 10 November: Mengenang Pertempuran Surabaya

Sejarah Hari Pahlawan 10 November: Mengenang Pertempuran Surabaya

1 tahun yang lalu - waktu baca 2 menit

Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November adalah salah satu momen penting bagi bangsa Indonesia. Peringatan ini tidak hanya untuk mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga untuk menginspirasi generasi muda agar tetap menjaga semangat perjuangan dan kecintaan pada tanah air. Berikut adalah sejarah, proses penetapan, dan makna Hari Pahlawan dalam konteks perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Hari Pahlawan berakar dari peristiwa heroik yang terjadi pada 10 November 1945 di Surabaya. Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, pasukan Sekutu yang diboncengi oleh NICA (Netherlands Indies Civil Administration) berusaha kembali menguasai wilayah Indonesia. Pada akhir Oktober 1945, terjadi ketegangan antara pejuang Indonesia dan pasukan Inggris di Surabaya, yang memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby pada 30 Oktober.

Sebagai respon, Inggris mengeluarkan ultimatum pada 9 November, memerintahkan pejuang Indonesia untuk menyerahkan senjata mereka paling lambat pukul 06.00 pagi pada 10 November 1945. Namun, ultimatum ini ditolak oleh pejuang Surabaya yang kemudian memicu pertempuran besar pada hari berikutnya. Tentara Inggris melancarkan serangan dari darat, laut, dan udara, namun rakyat Surabaya memberikan perlawanan gigih di bawah tokoh-tokoh seperti Bung Tomo dan KH. Hasyim Asy'ari.

Setelah pertempuran berdarah tersebut, semangat perjuangan rakyat Surabaya dan pengorbanan besar yang dilakukan para pejuang akhirnya mendapat pengakuan resmi. Pada tahun 1959, Presiden Soekarno menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan melalui Keputusan Presiden No. 316 Tahun 1959. Hari Pahlawan ditetapkan sebagai hari nasional untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan.

Hari Pahlawan bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi juga merupakan pengingat bagi bangsa Indonesia tentang pentingnya meneladani semangat kepahlawanan. Nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan ini penting untuk dihayati oleh setiap warga negara, terutama generasi muda. Melalui peringatan ini, diharapkan muncul rasa cinta tanah air dan semangat juang untuk menghadapi tantangan masa kini.

Peringatan Hari Pahlawan biasanya dilakukan dengan upacara bendera di berbagai instansi pemerintah, sekolah, dan komunitas masyarakat. Upacara ini diisi dengan pembacaan teks proklamasi, doa, serta penghormatan kepada para pahlawan. Selain itu, berbagai kegiatan edukatif dilakukan di sekolah-sekolah dan lembaga pendidikan untuk mengingatkan generasi muda tentang pentingnya perjuangan bangsa.

Hari Pahlawan 10 November adalah momen untuk mengenang perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Melalui Hari Pahlawan, diharapkan semangat cinta tanah air dan nasionalisme tetap terjaga dan tumbuh dalam diri setiap warga negara Indonesia.

 

 

Sumber: berbagai sumber

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.