Beranda Slow Living, Gaya Hidup Tenang di Tengah Tekanan Modern
ADVERTISEMENT

Slow Living, Gaya Hidup Tenang di Tengah Tekanan Modern

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Slow Living, Gaya Hidup Tenang di Tengah Tekanan Modern, Source: Freepik

Slow living menjadi gaya hidup alternatif yang menekankan keseimbangan, kualitas hidup, dan ketenangan di tengah tekanan modern serta budaya serba cepat.

Di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat, konsep slow living semakin mendapat perhatian luas. Gaya hidup ini hadir sebagai alternatif untuk mengurangi tekanan produktivitas secara berlebihan serta membantu menemukan keseimbangan hidup yang lebih bermakna.

Baca juga: Garut Jadi Pilihan Utama Slow Living di Jawa Barat Lho, Anggaran Hemat Hidup Tenang!

Makna Slow Living

Mengutip dari klikdokter.com, slow living sebagai filosofi hidup yang mendorong seseorang memperlambat ritme aktivitas dan lebih menghargai setiap momennya. Konsep tersebut menekankan kualitas dibandingkan kuantitas serta koneksi yang lebih dalam dengan diri sendiri dan lingkungan.

Slow living tidak hanya berhubungan pada aktivitas fisik yang lebih santai, tetapi juga cara berpikir dan berinteraksi. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi stres, meningkatkan kebahagiaan, hingga membantu seseorang menjalani kehidupan dengan menjadi diri sendiri yang asli.

Sejarah dan Perkembangan

Slow living berakar dari gerakan slow movement yang muncul pada akhir abad ke-20 sebagai respons terhadap budaya yang serba cepat. Gerakan tersebut didorong oleh kekhawatiran terhadap dominasi fast food serta pola konsumsi yang instan.

Pada tahun 1986, jurnalis Italia Carlo Petrini memprakarsai gerakan Slow Food sebagai bentuk perlawanan terhadap budaya tersebut. Filosofi ini kemudian berkembang menjadi slow living yang mencakup cara bekerja, berbelanja, hingga membangun pola pikir lebih sederhana.

Baca juga: Kebangkitan 'Slow Living' : Temukan Ketenangan Di Tengah Hiruk Pikuk

Nah Warginet, slow living menjadi pengingat bahwa hidup tidak harus dijalani dengan tergesa-gesa. Dengan memperlambat ritme dan fokus pada kualitas, slow living membantu menciptakan keseimbangan serta makna yang lebih dalam dalam kehidupan sehari-hari.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.