Tujuh Mitos Kesehatan yang Tak Perlu Kamu Percaya!

  • Whatsapp
Mitos Kesehatan - Info Garut
Ilustrasi wortel yang dipercaya untuk mempertajam penglihatan | David Holifield unsplash.com

Mitos merupakan hal yang dipercaya oleh masyarakat dan menyebar melalui mulut ke mulut berupa berita, nasihat atau anjuran. Terkadang mitos ini berkaitan dengan hal-hal magis dan di luar nalar pikiran manusia. Tentunya ada juga mitos yang dapat dipatahkan karena terbukti jelas seperti mitos kesehatan.

Mitos kesehatan ini mempunyai fakta medis dan jika salah dalam memahaminya tentu saja akan menimbulkan salah kaprah dan menyesatkan masyarakat. Padahal ada beberapa fakta dan kebiasan sehari-hari yang dapat mempengaruhi kesehatan tersebut. Serta belum ada fakta atau penelitian medis lebih lanjut yang membuktikan mitos-mitos ini.

Melansir dari Klik Dokter, berikut tujuh mitos kesehatan yang tak perlu kamu percaya:

1. Wortel mempertajam penglihatan

Wortel memang termasuk makanan sehat mengandung vitamin A yang bermanfaat bagi penglihatan. Hal ini benar namun harus memakan wortel yang banyak sekali untuk merasakan manfaat yang nyata dan tentunya tidak instan. Perlunya mengonsumsi makanan lain yang kaya akan antioksidan dan omega-3 seperti jenis sayuran hijau, buah-buahan, telur, ikan dan daging.

2. Langsung berenang setelah makan menyebabkan kram

Kram memang dapat terjadi saat berenang tetapi bukan karena makanan yang dimakan. Keluhan lain juga dapat terjadi seperti mual dan muntah apalagi terlalu kenyang. Perlunya melakukan pemanasan terlebih dahulu sambil menunggu perut agar tidak begah untuk mengurangi munculnya kram.

3. Minum air dingin saat haid menyebabkan kista.

Kista yang dapat dialami wanita pada umumnya terjadi karena faktor hormonal dan bahkan bisa juga tidak berhubungan dengan faktor hormonal seperti kista dermoid. Selain itu, perdarahan menstruasi tidak terpengaruh dari suhu air sebuah minuman. Sebab ketika air masuk ke dalam tubuh, suhunya akan berubah menyesuaikan dengan suhu tubuh. Sebaiknya hindari beberapa minuman seperti kopi, teh, soda, dan alkohol karena terbukti secara ilmiah dapat mengganggu kelancaran haid dan kesehatan reproduksi.

4. Mandi malam dapat terkena penyakit rematik

Penyakit rematik merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan sendi dengan tanda gejala bengkak di bagian sendi, nyeri sendi hingga kekakuan sendi. Hal ini tidak disebabkan oleh kebiasaan mandi malam karena banyak faktor yang dapat menyebabkan autoimun salah satunya faktor genetik. Jika memiliki rematik, sebaiknya gunakan air mandi hangat jika mengharuskan mandi pada malam hari.

5. Pasta gigi untuk luka bakar

Tidak sedikit orang yang mengoleskan pasta gigi sebagai pertolongan pertama untuk luka bakar. Hal ini salah karena dapat membuat iritasi atau membuat luka semakin parah. Pertolongan pertama dapat dengan mendinginkan bagian yang terluka dengan aliran air bersih sekitar 15-20 menit. Jika luka bakar membentuk lepuhan, hindari untuk memecahkannya karena meningkatkan risiko infeksi. Cukup dengan kain kasa lembab atau dressing luka antimikroba.

6. Telur menyebabkan bisul

Telur merupakan makanan bergizi yang mengandung protein, omega-3, vitamin hingga antioksidan. Bisul atau dalam medis adalah furunkel merupakan infeksi folikel rambut penyebab dari bakteri Staphylococcus aureus.

7. Biji cabai penyebab usus buntu

Usus buntu atau apendisitis merupakan peradangan yang terjadi di organ apendiks. Peradangan apendiks ini disebabkan karena adanya sumbatan (tinja, cacing, tumor), penebalan jaringan pada usus, akibat trauma atau cedera di perut. Sampai saat ini tidak ada penelitian atau bukti ilmiah yang menyatakan biji cabai maupun biji jambu menjadi penyebab utama usus buntu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *