Beranda 18 Mei Resmi Ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda, Begini Sejarahnya
ADVERTISEMENT

18 Mei Resmi Ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda, Begini Sejarahnya

1 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
18 Mei Resmi Ditetapkan sebagai Hari Tatar Sunda, Begini Sejarahnya, Source: Instagram @bupatigarut

Hari Tatar Sunda menjadi momentum penting untuk menjaga budaya, sejarah, dan identitas masyarakat Sunda di tengah perkembangan zaman modern hingga sekarang.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda untuk memperkuat identitas budaya dan sejarah masyarakat Sunda. Penetapan Hari Tatar Sunda juga diharapkan mampu menjaga nilai budaya Sunda agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman, sebagaimana dirilis dari Humas Jabar

Baca juga: Kirab Mahkota Binokasih Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Garut Kota

Sejarah Hari Tatar Sunda

Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, Nina Herlina, menyebut penetapan Hari Tatar Sunda merujuk pada peristiwa pergantian nama Kerajaan Tarumanegara menjadi Kerajaan Sunda oleh Maharaja Tarusbawa pada 18 Mei 669 Masehi. Peristiwa tersebut tercatat dalam Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara dan juga kisah Dinasti Tang dari Tiongkok.

Hari Tatar Sunda telah ditetapkan secara resmi melalui Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026 Tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Peringatan ini bukan untuk memperingati berdirinya Kerajaan Sunda, melainkan untuk menghidupkan budaya Sunda di berbagai wilayah Jawa Barat.

Makna Hari Tatar Sunda

Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Hernadi Affandi, menyebut, hari Tatar Sunda menjadi simbol penting dalam membangkitkan jati diri dan karakter masyarakat Jawa Barat melalui nilai budaya Sunda. Selain itu, peringatan ini difokuskan pada penguatan budaya dan sejarah masyarakat Sunda.

Ia juga mengatakan bahwa Hari Tatar Sunda berbeda dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Barat yang diperingati setiap 19 Agustus karena memiliki fokus yang tidak sama. Jika Hari Jadi Jawa Barat bersifat administratif pemerintahan, Hari Tatar Sunda lebih menitikberatkan pada penguatan budaya dan sejarah Sunda di masyarakat.

Baca juga: Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi, Beban Daerah Berkurang

Jadi Warginet, kehadiran Hari Tatar Sunda diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya dan sejarah Sunda yang telah diwariskan sejak ratusan tahun lalu. Peringatan ini juga melengkapi Hari Jadi Provinsi Jawa Barat sehingga keduanya dapat berjalan berdampingan tanpa saling menggantikan.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.