Beranda Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi, Beban Daerah Berkurang
ADVERTISEMENT

Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi, Beban Daerah Berkurang

50 menit yang lalu - waktu baca 2 menit
Jalur Kirab Mahkota Binokasih di Garut Jadi Jalan Provinsi, Beban Daerah Berkurang, Source: Humas Pemda Garut

Penetapan jalur kirab Mahkota Binokasih sebagai jalan provinsi di Garut diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan dan perbaikan infrastruktur.

Penetapan jalur kirab Mahkota Binokasih sebagai jalan provinsi menjadi sorotan dalam perayaan Milangkala Tatar Sunda. Kebijakan ini disampaikan langsung di kawasan pusat perkotaan yang ada di Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, saat acara berlangsung, Selasa malam, (5/5/2026).

Baca juga: Kirab Mahkota Binokasih Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Padati Garut Kota

Keputusan tersebut diumumkan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di hadapan masyarakat Garut. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendorong pemerataan pembangunan.

Menurutnya, pengalihan status jalan akan menjadikan pengelolaan berada di bawah pemerintah provinsi. Dengan begitu, pemerintah kabupaten dapat mengalihkan anggaran ke sektor pembangunan lainnya.

Melansir dari Humas Pemda Garut, kebijakan ini mencakup seluruh jalur yang dilalui kirab Mahkota Binokasih. Penataan jalan ke depannya akan meliputi penerangan, trotoar, marka jalan, hingga perbaikan kualitas permukaan jalan.

"Ku sim kuring ditetapkeun sadayana jalur anu kalangkungan ku Karnaval Mahkota Binokasih jalanna alih status jadi jalan provinsi. Janten engke kapayun Pak Sekda, tanggung jawab penataan lampu, tanggung jawab trotoar, tanggung jawab markah jalan, pengecatan dugi ka gurilapna di jalan engke tanggung jawab Gubernur," ujar Dedi Mulyadi.

Ia juga menegaskan pentingnya fokus pembangunan pada sektor dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Infrastruktur seperti jalan, sekolah, fasilitas kesehatan, hingga irigasi menjadi prioritas utama.

"Urang fokuskeun ngabangun jalan. Ngabangun sakola. Ngabangun puskesmas sareng rumah sakit. Ngabangun irigasi. Ngalereskeun imah rahayat nu rek runtuh," tegasnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyambut baik kebijakan tersebut. Ia menilai langkah ini dapat mengurangi beban perawatan jalan kabupaten yang selama ini cukup besar.

"Kemudian kita juga dapat jalan yang dilewati tadi itu akan dijadikan sebagai jalan provinsi, sehingga nanti mengurangi beban kita untuk perawatan. Itu kan lumayan bisa dipindahkan ke jalur yang lain,"pungkas Bupati Garut.

Menurutnya, pengalihan anggaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk pembangunan jalur lain yang masih membutuhkan perhatian. Salah satunya adalah rencana pembangunan akses jalan menuju wilayah Kecamatan Pamulihan.

Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya pelestarian budaya. Kehadiran Mahkota Binokasih dinilai sebagai momentum bersejarah untuk membangkitkan kebanggaan masyarakat Sunda.

Baca juga: GPBG 2026 Gerakkan Ekonomi Lokal, Ribuan Warga Padati Pusat Kota Garut

Buat Warginet, kebijakan ini bukan hanya soal perubahan status jalan, tapi juga arah pembangunan yang lebih merata ke depan. Di sisi lain, budaya tetap menjadi fondasi penting yang terus dijaga bersama.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.