Beranda 5 Daerah Terpanas di Jawa Barat, Kota/Kabupaten Mana yang Paling Gerah?
ADVERTISEMENT

5 Daerah Terpanas di Jawa Barat, Kota/Kabupaten Mana yang Paling Gerah?

5 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Sumber: geralt (Pixabay)

Letak geografis dan iklim di Indonesia menyebabkan adanya daerah terpanas di Jawa Barat. Ada beberapa faktor yang memengaruhinya, seperti posisi semu matahari hingga angin monsun Australia. Fenomena ini menyebabkan suhu udara melonjak tinggi dan panas ekstrem.

Bagi Warginet yang penasaran, berikut adalah daftar daerah terpanas di Jawa Barat, lengkap dengan tips menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar.

Daftar Daerah Terpanas di Jawa Barat

Matahari terasa sangat menyengat karena beberapa faktor, mulai dari faktor geografis daerah, gerak semu matahari, kondisi atmosfer, dan aktivitas manusia.

Daerah di Jawa Barat dengan matahari menyengat biasanya berada di dataran rendah atau  daerah pusat industri. Selain itu, fenomena angin monsun Australia dan musim kemarau juga menjadi faktor alam. 

Faktor-faktor tersebut membuat suhu udara melonjak tinggi, terutama ketika matahari sedang berada tepat di atas, sekitar pukul 10 pagi hingga 2 sore. Adapun daerah-daerah dengan suhu terpanas di Jawa Barat, ini daftarnya.

Cirebon

Terletak di sebelah Pantai Utara Jawa dan berbatasan langsung dengan laut, Kota Cirebon termasuk dalam daftar daerah terpanas di Jawa Barat. Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Provinsi Jawa Barat dalam Angka 2025 menyebutkan suhu rata-rata Cirebon mencapai 29,4 derajat celcius dengan maksimum suhu mencapai 36,6 derajat celcius.

Fenomena panas ekstrem di Cirebon terjadi karena posisi semu matahari berada di sisi selatan ekuator. Selain itu, kondisi minimnya tutupan awan membuat panas matahari langsung mengenai bumi tanpa halangan. 

Bekasi

Sebagai kota industri, Bekasi sering kali mengalami lonjakan suhu tinggi. Bahkan, daerah ini mendapatkan julukan ‘Planet Lain’ karena suhu panas yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain.

Pada tahun 2023, suhu BMKG melaporkan suhu Bekasi mencapai 38,7 derajat celcius. Hal ini disebabkan karena minimnya pertumbuhan awan dan cuaca cerah sehingga panas matahari terasa sangat menyengat.

Majalengka

BPS mengungkapkan bahwa Majalengka memiliki suhu rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain. Suhu rata-rata tahun 2025 berada di angka 28,3 derajat celcius dengan suhu tertinggi 37,4 derajat celcius.

Gerak semu matahari di posisi selatan ekuator dan angin monsun Australia di bulan Oktober membuat terik matahari di Majalengka terasa menyengat di kulit. Selain itu, kondisi atmosfer sangat minim awan sehingga Majalengka terkena paparan matahari langsung.

Indramayu

Indramayu menjadi salah satu daerah terpanas di Jawa Barat. Pada tahun 2025, suhu di Indramayu bahkan mencapai 37,8 derajat celcius. Suhu tinggi ini akibat dari posisi matahari yang berada di selatan ekuator dan cuaca cerah sehingga paparan sinarnya langsung mengenai permukaan bumi tanpa halangan.

Karawang

Daerah yang biasa dikenal sebagai Kota Lumbung Padi ini termasuk salah satu daerah terpanas di Jawa Barat. Karawang memiliki rata-rata suhu 22–24 derajat celcius, dengan suhu tertinggi 35 derajat celcius. Di siang hari, matahari terasa sangat menyengat di kulit.

Tips Menghadapi Cuaca Ekstrem saat Beraktivitas di Luar

Ketika cuaca ekstrem melanda, seluruh masyarakat dihimbau untuk melakukan aktivitas di dalam ruangan. Hal ini karena terik matahari yang menyengat dapat menyebabkan dampak yang mengganggu kesehatan.

Namun, beberapa kondisi mengharuskan untuk tetap beraktivitas di luar, seperti kebutuhan darurat dan pekerjaan penting. Oleh karena itu, ada tindakan preventif agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Bagi Warginet yang berada di luar rumah ketika cuaca ekstrem, ini dia tips untuk menjaga kesehatan.

  • Cukupi cairan tubuh dengan minum air putih sebanyak 2–3 liter per hari agar tidak dehidrasi.
  • Menggunakan tabir surya atau sunscreen pada kulit yang tertutup pakaian untuk perlindungan ekstra.
  • Menggunakan pakaian tertutup untuk menghindari kontak matahari langsung.
  • Sering-sering berteduh, seperti di bawah pohon rindang.
  • Hindari aktivitas berat pada pukul 10 pagi hingga 4 sore, atau ketika terik matahari berada di puncaknya.

Pada kondisi iklim tertentu, suhu udara di beberapa daerah di Indonesia akan mengalami lonjakan tinggi, termasuk Jawa Barat. Meski demikian, kita juga harus berhati-hati dan selalu menjaga kesehatan di cuaca ekstrem.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.