Apa Itu Indeks Pariwisata yang Disebutkan oleh Putri Karlina Pada Debat Pilkada?
Pada debat perdana kemarin calon wakil bupati nomor urut dua, Putri Karlina menyebutkan indeks pariwisata saat mengajukan pertanyaan kepada calon wakil bupati nomor urut 01 Yudi Nugraha. Pertanyaan yang dilontarkan ialah, “bagaimana strategi Akang sebagai calon wakil bupati untuk meningkatkan indeks pariwisata dan industri kreatif Garut dengan pendekatan konsep kolaborasi.”
Indeks pariwisata merupakan bagian dari Indeks Pembangunan Kepariwisataan (IPKN) adalah platform yang dikembangkan untuk mengukur pembangunan pariwisata daerah. IPKN digunakan untuk mengukur kemampuan dan pembangunan pariwisata daerah - daerah di Indonesia dengan menggunakan tolak ukur berstandar global.
Indeks Pembangunan Kepariwisataan ini terdiri dari lima subindeks, tujuh belas pilar dan seratus dua belas indikator. Namun, terdapat beberapa indikator utama tolak ukur IPKN seperti jumlah kunjungan wisatawan, lama tinggal wisatawan, kapasitas akomodasi dan kapasitas ekonomi daerah.
Jumlah kunjungan wisatawan Kabupaten Garut di tahun 2023 mencapai 3.874.395 dari target 4.000.000 wisatawan yang berkunjung ke Garut . Dalam pemaparan debat kemarin, Putri Karlina menyebutkan bahwa lama tinggal wisatawan atau length of stay di Garut hanya 1,2 hari. Putri Karlina juga menawarkan cara peningkatan Indeks Pariwisata dengan kolaborasi kota kreatif yang melibatkan pentahelix.
“ Pentahelix maka berbicara tentang ABCGM. Bagaimana Akademisi memberikan masukan kepada pemerintah agar membuka pariwsata tanpa merusak alam. Nanti Business, Community, Government serta Media bisa bekerja sama mewujudkan Garut sesuai dengan basis pariwasata yang seperti Akang sebutkan,” jelas Putri saat menanggapi jawaban dari Yudi Nugraha.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.