Beranda Candi Cangkuang Garut: Sejarah, Harga Tiket, dan Rute Terbaru 2026
ADVERTISEMENT

Candi Cangkuang Garut: Sejarah, Harga Tiket, dan Rute Terbaru 2026

3 jam yang lalu - waktu baca 4 menit
Candi Cangkuang | sumber: Gunawan Kartapranata (Wikimedia Commons)

Candi Cangkuang merupakan salah satu destinasi wisata sejarah di Garut. Sebuah candi Hindu kuno ini berdiri di tengah danau kecil bernama Situ Cangkuang dan berada dalam satu kompleks dengan makam seorang tokoh penyebar ajaran Islam di kawasan Garut.

Penasaran dengan Candi Cangkuang Garut? Ini sejarah, harga tiket masuk, hingga tips berkunjung untuk kamu yang berencana untuk berwisata di Candi Cangkuang.

Asal-Usul Candi Cangkuang Garut

Penemuan Kembali di Tahun 1966

Candi Cangkuang pertama kali dikenal dari catatan oleh seorang peneliti Belanda bernama Vorderman dalam Notulen Bataviaasch Genootschap pada tahun 1893. Pada notulen tersebut disebutkan adanya sebuah arca rusak serta makam kuno di daerah Desa Cangkuang.

Pada tahun 1966, tim peneliti yang dipimpin oleh Prof. Harsoyo dan Drs. Uka Tjandrasasmita menemukan kembali sebuah candi menurut catatan tersebut. Candi tersebut ditemukan dalam bentuk bujur sangkar dengan ukuran 4,5 x 4,5 meter dan ketinggian mencapai 8,5 meter.

Para ahli memperkirakan Candi Cangkuang berasal dari abad ke-8 Masehi, menjadikannya peninggalan Hindu tertua di tanah Pasundan.

Candi Cangkuang mulai digali pada tahun 1967 hingga 1968 dan melakukan penelitian batuan sebelum membangun candi hingga utuh. Pada tahun 1974–1976, pemugaran dilakukan dan diresmikan pada tahun 1976 oleh Prof. Dr. Syarif Thayeb, Menteri Pendidikan saat itu.

Makam Arif Muhammad: Simbol Akulturasi Budaya

Keunikan dari Candi Cangkuang adalah adanya makam Arif Muhammad yang terletak hanya beberapa meter di bagian selatan bangunan candi. Arif Muhammad dipercaya sebagai pionir penyebaran Islam di kawasan Garut pada abad ke-17.

Konon, Arif Muhammad adalah utusan dari Mataram yang mendapat tugas menyerang tentara VOC di Batavia. Namun, serangannya gagal dan singgah di Desa Cangkuang dan menyebarkan agama Islam di daerah yang saat itu mayoritas memeluk agama Hindu.

Kedekatan antara makam dan bangunan candi menunjukkan bagaimana masyarakat lokal menghormati leluhur dari masa pra-Islam sekaligus menghargai seorang tokoh yang berjasa pada penyebaran agama Islam.

Daya Tarik Wisata di Candi Cangkuang Garut

Menjadi salah satu objek wisata, berikut beberapa aktivitas menarik sekaligus menjadi daya tarik wisata di area Candi Cangkuang Garut.

Pengalaman Naik Rakit di Situ Cangkuang

Lokasi Candi Cangkuang dikelilingi oleh danau yang bernama Situ Cangkuang. Untuk mencapainya, pengunjung harus menggunakan rakit untuk menyeberang. Di sini, pengunjung akan merasakan pengalaman naik rakit di tengah Situ Cangkuang dengan dengan melihat pemandangan alamnya.

Arsitektur Candi yang Ikonik

Pengunjung dapat melihat secara langsung arsitektur candi yang ikonik dan berciri khas Hindu kuno. Candi ini berdenah bujur sangkar dan memiliki atap bertingkat, mencerminkan gaya arsitektur klasik abad ke-8 Masehi.

Museum Situs Cangkuang

Di area ini juga terdapat Museum Situs Cangkuang yang menyimpan berbagai artefak, naskah kuno, dan informasi seputar penemuan candi. Pengunjung dapat menambah pengetahuan dan belajar sejarah tentang suatu daerah di Garut.

Keunikan Desa Wisata Pulo

Letak Candi Cangkuang berada di Desa Wisata Pulo yang kaya akan adat istiadat. Keunikan di Kampung Pulo ini terletak di penduduknya yang hanya ada ditinggali enam kepala keluarga. Bangunan di sekitar candi hanya ada enam rumah berjajar dan satu masjid.

Informasi Praktis Kunjungan ke Candi Cangkuang Garut

Bagi kamu yang ingin berkunjung ke kawasan wisata Candi Cangkuang, berikut informasi panduan kunjungannya.

Lokasi

Kampung Pulo, Desa Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat

Jam Operasional

setiap hari pukul 07.30–17.00 WIB.

Harga Tiket Masuk

Rp10.000 per orang (Dewasa)

Rp5.000 per orang (anak-anak)

(harga dapat berubah di hari libur)

Biaya Rakit

Rp10.000 per orang (pulang-pergi)

Rute Terbaru 2026 ke Candi Cangkuang Garut

Candi Cangkuang berada di area strategis dan mudah diakses dari berbagai daerah. Untuk mencapai lokasi dari Bandung, perjalanan dapat ditempuh melalui jalur Nagreg sekitar 1,5 hingga 3 jam tergantung kondisi lalu lintas. Sesampainya di kawasan Leles, pengunjung dapat mengikuti arah ke Situ Cangkuang.

Bagi yang menggunakan transportasi umum, naik bus atau elf dari Terminal Leuwipanjang atau Cicaheum, dapat turun di Alun-alun Leles. Dari sana bisa naik delman atau ojek menuju Situ Cangkuang hingga ke titik penyeberangan.

Tips Berkunjung ke Candi Cangkuang Garut

Bagi kamu yang ingin berwisata ke Candi Cangkuang, berikut tipsnya.

  1. Datang di pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas. Pada waktu-waktu tersebut sinar matahari tidak terik dan udaranya lebih sejuk.
  2. Menjaga etika saat di area candi dan makam. Setiap pengunjung harus menjaga sikap, seperti tidak berkata kasar, tidak terlalu berisik, dan tetap menghormati warga sekitar.
  3. Ketika sampai di Situ Cangkuang jangan lupa mencoba kuliner di Kampung Pulo. Ada burayot, opak, gogodoh (gorengan), dan ranginang kinca.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Apakah Candi Cangkuang masih digunakan beribadah?
    Saat ini Candi Cangkuang tidak lagi digunakan untuk beribadah.
  • Berapa lama waktu tempuh dari Pusat Kota Garut?
    Dari alun-alun Garut dibutuhkan waktu sekitar 40–45 menit menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai Candi Cangkuang.
  • Apa keunikan utama Kampung Pulo di dekat candi?
    Keunikan Kampung Pulo ada pada penduduk yang hanya ada enam kepala keluarga, enam rumah berjajar, dan satu masjid serta masih mempertahankan adat istiadat.

 

Sumber:
https://www.indonesia.travel/cn/zh-cn/travel-ideas/culture/kampung-pulo/#:~:text=Kampung%20Pulo:%20Desa%20Adat%20di%20Tengah%20Keindahan,Muhammad%2C%20tokoh%20penyebar%20Islam%20di%20daerah%20tersebut.
https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/candi-cangkuang-situs-hindu-yang-masih-utuh-di-jawa-barat/
https://www.kompas.com/stori/read/2022/01/12/120000879/candi-cangkuang--sejarah-fungsi-dan-bentuk-bangunan?page=2
https://www.traveloka.com/id-id/explore/destination/situ-cangkuang-acc/404408
https://atourin.com/destination/garut/candi-cangkuang

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.