Beranda Debutan Piala Dunia 2026 Langsung Bersinar, dari Erling Haaland hingga Vozinha
ADVERTISEMENT

Debutan Piala Dunia 2026 Langsung Bersinar, dari Erling Haaland hingga Vozinha

4 jam yang lalu - waktu baca 4 menit
Debutan Piala Dunia 2026 Langsung Bersinar, dari Erling Haaland hingga Vozinha, Source: fifa.com

Sejumlah pemain yang melakoni debut di Piala Dunia 2026 langsung mencuri perhatian lewat kontribusi besar yang mereka berikan bersama tim nasional masing-masing.

Piala Dunia 2026 menghadirkan cerita menarik dari para pemain yang baru pertama kali tampil di ajang tersebut. FIFA bahkan memberikan lencana khusus kepada para debutannya sebagai bentuk perayaan atas penampilan perdana mereka. Menariknya, sejumlah nama baru langsung menunjukkan pengaruh besar di lapangan dan mampu berbagi sorotan dengan para pemain yang lebih berpengalaman.

Baca juga: Daftar Top Skor Piala Dunia Sepanjang Masa, Messi dan Mbappe Masih Bisa Mengejar Rekor

Sejumlah pemain yang menjalani debut di Piala Dunia 2026 pun berhasil mencuri perhatian lewat kontribusi yang mereka berikan bagi tim masing-masing. Berikut beberapa nama yang tampil impresif pada pertandingan pertama mereka di turnamen tersebut.

Vozinha Jadi Pahlawan Tanjung Verde

Di usia 40 tahun, Vozinha membuktikan bahwa mimpi tampil di Piala Dunia masih bisa diwujudkan. Dalam pertandingan pertama Tanjung Verde sepanjang sejarah turnamen, sang penjaga gawang tampil gemilang dengan mencatat tujuh penyelamatan dan membantu tim debutan tersebut menahan imbang Spanyol 0-0, sekaligus menjadikannya salah satu sosok yang paling mencuri perhatian pada laga pembuka.

Haaland Langsung Buka Rekening Gol

Banyak yang menantikan gol pertama dari Erling Haaland di Piala Dunia dan jawabannya datang sebelum setengah jam pertandingan berjalan. Penyerang Norwegia itu membuka keunggulannya atas Irak pada menit ke-29 lewat umpan dari Antonio Nusa, kemudian menggandakan torehannya setelah melakukan tekanan tinggi yang berujung kesalahan kiper lawan, sehingga membantu Norwegia menang 4-1.

Yan Diomande Tampil Memukau

Pemain sayap Pantai Gading berusia 19 tahun itu membuktikan besarnya harapan yang dibebankan kepadanya saat menghadapi Ekuador. Diomande menciptakan lima peluang, membukukan empat dribel sukses, serta terus merepotkan pertahanan lawan yang sebelumnya hanya kebobolan lima gol dalam 18 pertandingan kualifikasi CONMEBOL, sehingga membuatnya terpilih sebagai Player of the Match setelah membawa timnya menang 1-0.

Kisah Inspiratif Irankunda

Nestory Irankunda lahir di kamp pengungsian di Tanzania setelah keluarganya melarikan diri dari perang saudara di Burundi. Ketika baru berusia tiga bulan, keluarganya menetap di Australia dan bertahun-tahun kemudian pemain tersebut membalas sambutan hangat yang diterimanya dengan mencetak gol pembuka dalam kemenangan 2-0 atas Turki.

Olise Beri Andil Besar untuk Prancis

Di tengah perhatian yang tertuju kepada Kylian Mbappe, Michael Olise justru memainkan peran pentingnya dalam kebangkitan Prancis pada babak kedua saat melawan Senegal. Setelah lebih sering bergerak di area tengah, pemain Bayern Munich itu tampil mengancam dan mengirimkan assist yang membantu Mbappe memecah kebuntuan sebelum Prancis mengamankan kemenangan 3-1.

Balogun Ukir Rekor untuk Amerika Serikat

Folarin Balogun yang mengenakan nomor punggung 20 menjadi bintang kemenangan Amerika Serikat atas Paraguay dengan skor 4-1. Striker murni tersebut mencetak dua gol, termasuk satu gol melalui proses yang indah, sekaligus menjadi pemain AS pertama yang membukukan dwigol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak 1930.

Bouaddi Mampu Imbangi Bintang Brasil

Meski baru berusia 18 tahun, Ayyoub Bouaddi berhasil mencuri perhatian dalam duel Maroko melawan Brasil. Gelandang muda tersebut menempuh jarak 11.872 meter dan mencatat 59 operan sukses, bahkan mampu mengimbangi kekuatan fisik para pemain berpengalaman seperti Casemiro dan Bruno Guimaraes di lini tengah.

Brown Bayar Kepercayaan Nagelsmann

Nathaniel Brown menjadi salah satu kejutan dalam susunan pemain pilihan Julian Nagelsmann saat Jerman menghadapi Curacao. Bek kiri tersebut menjawab kepercayaan itu dengan mencetak satu gol dan satu assist, termasuk sepak pojok yang berhasil disundul menjadi gol oleh Nico Schlotterbeck dalam kemenangan telak 7-1.

Isak Antar Swedia Menang Besar

Alexander Isak menunjukkan kualitasnya dengan mencetak satu gol dan dua assist ketika Swedia menaklukkan Tunisia dengan skor 5-1. Penampilan impresif sang striker juga didukung oleh Viktor Gyokeres yang menyumbang satu gol dan satu assist serta Yasin Ayari yang mencetak dua gol, di mana ketiganya sama-sama melakoni debut di Piala Dunia.

Elijah Just Akhiri Penantian Selandia Baru

Penampilan pertama Selandia Baru di Piala Dunia sejak tahun 2010 diwarnai aksi gemilang Elijah Just saat menghadapi Iran di Los Angeles. Pemain tersebut mencetak dua gol dalam hasil imbang 2-2, termasuk satu gol yang disebut sebagai salah satu kandidat terbaik turnamen pada fase awal kompetisi, sehingga membantu All Whites membawa pulang satu poin berharga.

Baca juga: Kenapa Piala Dunia 2026 Diikuti 48 Tim? Ini Alasan FIFA Mengubah Formatnya

Nah Warginet, kehadiran para debutan ini menunjukkan bahwa Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemain yang sudah mapan. Sejumlah nama yang baru merasakan atmosfer turnamen terbesar sepak bola dunia itu justru mampu langsung memberikan kontribusi besar dan mencuri perhatian lewat penampilan mereka.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.