Iran Dikabarkan Mundur dari Piala Dunia 2026, Ini Alasannya
Iran menyatakan mundur dari Piala Dunia 2026 akibat konflik perang. Sepanjang sejarah, beberapa negara juga pernah memboikot turnamen ini.
Piala Dunia 2026 berpotensi kehilangan salah satu pesertanya setelah Iran menyatakan mundur dari turnamen tersebut. Melansir dari detik.com, keputusan tersebut diambil karena konflik perang yang sedang berlangsung antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Baca juga: Jerman Tegas Tolak Seruan Boikot Piala Dunia 2026 di Tengah Isu Trump
Iran Mundur dari Piala Dunia
Iran menyatakan tidak akan ambil bagian dalam Piala Dunia 2026 karena situasi perang yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel. Kondisi geopolitik yang semakin memanas membuat keikutsertaan tim nasional Iran dipertanyakan sejak awal.
"Mempertimbangkan bahwa rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, kami tak bisa berpartisipasi di Piala Dunia dalam keadaan apapun," ucap Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali yang dikutip dari Sky Sports
Pernyataan tersebut merujuk pada gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Sejarah Boikot Piala Dunia
Aksi boikot terhadap Piala Dunia 2026 bukanlah hal baru dalam sejarah sepak bola dunia. Beberapa negara sebelumnya pernah mengambil keputusan serupa karena alasan politik, gengsi, hingga konflik internasional.
Salah satu contoh terjadi pada Piala Dunia 1934 ketika Uruguay menolak tampil di Italia sebagai bentuk protes karena minimnya tim Eropa yang hadir pada turnamen sebelumnya. Pada edisi yang sama, negara-negara Inggris Raya seperti Inggris, Wales, Skotlandia, dan Irlandia juga tidak ikut berpartisipasi.
Aksi Boikot dari Negara Lain
Selain Uruguay dan negara-negara Inggris Raya, Argentina juga pernah memboikot Piala Dunia 1938 yang digelar di Prancis. Tim Tango menolak bermain karena kecewa tidak terpilih sebagai tuan rumah pada turnamen tersebut.
Negara-negara Afrika juga pernah melakukan aksi boikot pada Piala Dunia 1966 sebagai bentuk protes terhadap kuota peserta dari benua tersebut. Sementara itu Uni Soviet menolak bermain di Piala Dunia 1974 karena memprotes situasi politik di Chile setelah kudeta militer.
Baca juga: Indonesia Nyaris Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 1970
Jadi Warginet, keputusan Iran untuk mundur dari Piala Dunia 2026 menambah daftar panjang negara yang pernah memboikot turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Dinamika politik global ternyata kerap memengaruhi jalannya kompetisi olahraga internasional seperti Piala Dunia.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.