Beranda KA Cikuray Hadirkan Inovasi Baru, Kini Punya Gerbong Khusus Petani dan Pedagang
ADVERTISEMENT

KA Cikuray Hadirkan Inovasi Baru, Kini Punya Gerbong Khusus Petani dan Pedagang

3 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
KA Cikuray Hadirkan Inovasi Baru, Kini Punya Gerbong Khusus Petani dan Pedagang, Source: Humas Pemda Garut

KA Cikuray kini menghadirkan Kereta Petani dan Pedagang untuk dapat membantu distribusi hasil pertanian Garut serta mendukung petani, pedagang, dan UMKM.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meresmikan pengoperasian rangkaian baru KA Cikuray yang kini dilengkapi Kereta Ekonomi Kerakyatan serta Kereta Petani dan Pedagang di Stasiun Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis, (11/6/2026).

Baca juga: Kabar Baik Bagi Penumpang Garut, KA Cikuray Gunakan Kereta Ekonomi Kerakyatan Mulai 10 Juni 2026

Peresmian tersebut menandai dimulainya layanan baru KA Cikuray yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat. Kehadiran rangkaian ini juga menjadi bagian dari sinergi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menghadirkan layanan yang lebih merata bagi berbagai lapisan masyarakat, termasuk petani dan pedagang.

Dikutip dari Humas Pemda Garut, Plt. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Aditya Karsa, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut disiapkan untuk membantu pengangkutan berbagai komoditas lokal dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau.

"Layanan ini memfasilitasi para petani dan pedagang untuk membawa hasil pertanian dan dagangan dengan biaya transportasi yang terjangkau. Program ini juga sejalan dengan kebijakan transportasi inklusif yang mendorong pemerataan akses transportasi," ujar Aditya Karsa.

Menurut Aditya, keberadaan layanan tersebut diharapkan mampu membantu kelancaran penyaluran komoditas pangan sekaligus memperluas jangkauan pemasaran hasil pertanian dari Garut ke berbagai daerah.

Syakur Amin menyambut positif hadirnya inovasi tersebut. Ia menilai bahwa bertambahnya kapasitas rangkaian kereta sekitar 10 persen lebih dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk semakin memanfaatkan transportasi massal dalam aktivitas sehari-hari.

Bupati turut mengingatkan bahwa kereta api memiliki sejarah panjang dalam perkembangan ekonomi Garut. Jalur Garut-Cibatu-Cikajang yang mulai beroperasi sejak tahun 1889 menjadi salah satu sarana penting untuk mengangkut komoditas unggulan daerah pada masanya.

"Hari ini menegaskan kembali makna atau fungsi awal dari kereta api sebagai salah satu mode transportasi pembawa produk-produk pertanian kita. Saya berharap ke depan di Garut akan semakin banyak lagi jadwal perjalanan kereta api," tegas Syakur Amin.

Ia juga meminta dinas terkait agar segera memperkenalkan kapasitas baru Kereta Petani dan Pedagang kepada masyarakat sehingga fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan lebih optimal.

Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), Rafly Yandra, menjelaskan bahwa peluncuran tersebut menjadi penanda dimulainya operasional KA Cikuray dengan susunan rangkaian terbaru.

KA Cikuray membawa total enam gerbong yang terdiri atas:

  • Lima gerbong Kereta Ekonomi Kerakyatan dengan kapasitas 93 tempat duduk pada setiap gerbong.

  • Satu gerbong khusus Kereta Petani dan Pedagang dengan kapasitas 73 tempat duduk.

KA Cikuray akan beroperasi setiap hari dengan jadwal:

  • Keberangkatan dari Stasiun Garut pukul 06.05 WIB dan dijadwalkan tiba di Stasiun Pasar Senen pukul 11.00 WIB.

  • Keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 17.00 WIB dan dijadwalkan tiba kembali di Stasiun Garut pukul 23.00 WIB.

"Mudah-mudahan, kehadiran Kereta Ekonomi Kerakyatan dan khusus Petani-Pedagang di KA Cikuray ini dapat membantu perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Garut terutama petani, pedagang, UMKM," tambah Rafly Yandra.

Baca juga: KA Cikuray Angkut 2,2 Juta Penumpang, Jalur Garut-Jakarta Makin Diminati

Nah Warginet, kehadiran KA Cikuray dengan Kereta Petani dan Pedagang diharapkan dapat mempermudah distribusi hasil pertanian Garut sekaligus membantu meningkatkan perekonomian petani, pedagang, dan pelaku UMKM di berbagai wilayah.

 

Penulis: Muhamad Renaldi S

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.