KA Cikuray Angkut 2,2 Juta Penumpang, Jalur Garut-Jakarta Makin Diminati
KA Cikuray melayani 2,2 juta penumpang relasi Pasar Senen-Garut sejak 2022 hingga April 2026 dan terus menjadi pilihan untuk berbagai kebutuhan perjalanan antardaerah.
KA Cikuray terus menjadi salah satu moda transportasi favorit pada jalur Garut-Jakarta. Data KAI menunjukkan sebanyak 2.226.342 pelanggan telah menggunakan KA Cikuray relasi Pasar Senen-Garut sejak 2022 hingga April 2026.
Baca juga: Jembatan Kereta Api Citiis, Jembatan KA Aktif Penghubung Jalur Cicalengka–Garut
Mengutip dari Metro TV News, tingginya jumlah pengguna menunjukkan bahwa KA Cikuray dimanfaatkan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), wisatawan, hingga mereka yang melakukan perjalanan untuk bertemu keluarga maupun kerabat.
Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba menjelaskan bahwa manfaat KA Cikuray tidak hanya dirasakan sebagai alat transportasi, melainkan juga sebagai penunjang berbagai kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan aspek sosial maupun ekonomi.
"KA Cikuray menghubungkan banyak cerita dalam satu perjalanan. Ada pelajar yang berangkat menuntut ilmu ke kota besar seperti Jakarta, pekerja yang menuju tempat aktivitasnya, wisatawan yang ingin menikmati keindahan Garut dengan tarif terjangkau, hingga masyarakat yang melakukan perjalanan untuk bertemu keluarga dan kerabat," kata Anne, melalui keterangan, Minggu, (31/5/2026)
Berdasarkan data KAI, jumlah pelanggan relasi Garut-Pasar Senen dengan nomor perjalanan KA 299 terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2022, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 157.735 orang, lalu meningkat menjadi 272.648 orang pada 2023 atau tumbuh 72,85 persen.
Peningkatan jumlah pengguna masih berlanjut pada 2024. Pada periode tersebut, KA Cikuray mencatat 305.959 pelanggan atau bertambah 12,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Tren kenaikan itu tetap berlanjut pada 2025 dengan total pengguna mencapai 313.926 orang, atau tumbuh 2,60 persen.
Memasuki 2026, minat masyarakat terhadap layanan KA Cikuray masih terjaga. Selama empat bulan pertama, yakni Januari hingga April, kereta ini telah melayani 211.498 pelanggan. Dari jumlah tersebut, 107.459 orang melakukan perjalanan dari Garut menuju Pasar Senen, sedangkan 104.039 lainnya menggunakan rute Pasar Senen menuju Garut.
Keberadaan KA Cikuray tidak hanya memudahkan mobilitas antardaerah, tetapi juga mendukung konektivitas wilayah. Rute kereta ini melewati sejumlah kawasan sentra pertanian yang menghasilkan beragam komoditas, seperti kentang, wortel, kubis, tomat, cabai, bawang daun, jeruk, alpukat, serta aneka sayuran lainnya.
Anne menilai kemudahan akses transportasi tersebut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha maupun warga di berbagai daerah. Kehadiran layanan ini membantu memperluas akses pasar sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian ke berbagai tujuan.
"Petani memiliki akses pasar yang semakin luas, pedagang memiliki lebih banyak pilihan, dan masyarakat dapat memperoleh produk segar dari berbagai daerah penghasil," ujarnya.
Melalui rutenya, KA Cikuray menghubungkan beragam kawasan yang memiliki peran penting masing-masing. Garut dikenal sebagai wilayah pertanian, Bandung Raya sebagai pusat pendidikan dan perdagangan, Karawang serta Cikarang sebagai kawasan industri, sedangkan Jakarta menjadi pusat pemerintahan sekaligus aktivitas ekonomi.
Baca juga: Bikin Takjub! ini dia Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia
Jadi Warginet, tingginya jumlah pengguna KA Cikuray memperlihatkan bahwa transportasi publik masih menjadi kebutuhan penting bagi banyak orang. Selain mempermudah perjalanan masyarakat dari satu daerah ke daerah lain, KA Cikuray juga berkontribusi dalam mendukung aktivitas perekonomian dan memperkuat akses antarkawasan di Pulau Jawa.
Penulis: Muhamad Renaldi S
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.