Beranda Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda Jelang Ramadan? Ini Penjelasannya
ADVERTISEMENT

Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda Jelang Ramadan? Ini Penjelasannya

19 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kenapa Awal Puasa Bisa Berbeda Jelang Ramadan? Ini Penjelasannya, Source: Unsplash

Perbedaan awal puasa jelang bulan Ramadan antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dipengaruhi oleh metode rukyat dan hisab dalam menentukan hilal.

Perbedaan awal puasa menjelang Ramadan sering menjadi pembahasan hangat di tengah masyarakat setiap tahunnya. Pembahasan ini menarik perhatian karena kadang kala terdapat perbedaan tanggal dalam memulai ibadah puasa di bulan Ramadan antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Baca juga: Hilal Tak Terlihat, Sejumlah Negara Tetapkan Ramadan 19 Februari 2026

Perbedaan Metode Penetapan

Perbedaan awal puasa di bulan Ramadan antara NU dan Muhammadiyah berhubungan dengan metode yang digunakan dalam menentukan hilal sebagai petunjuk awal bulan Hijriah. Merujuk pada penjelasan dari jatim.nu.or.id, NU memakai pendekatan rukyatul hilal atau pengamatan langsung terhadap bulan sabit.

Dalam metode ini, hilal harus terlihat setelah matahari terbenam pada 29 Syakban agar dapat ditetapkan sebagai awal bulan Ramadan. Jika hilal tidak tampak, maka bulan Syakban digenapkan menjadi 30 hari, pendekatan tersebut dikenal sebagai Hisab Hakiki Imkan Rukyat yang mempertimbangkan kemungkinan kejelasan hilal.

Hisab dan Rukyah Berbeda

Selain itu, Muhammadiyah memakai metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang bergantung pada perhitungan astronomis posisi bulan. Dalam pendekatan tersebut, awal bulan Ramadan ditetapkan jika secara matematis hilal sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam tanpa harus menunggu pemantauan langsung.

Perbedaan antara rukyat dan hisab inilah yang menjadi alasan utama terjadinya perbedaan awal puasa di bulan Ramadan. Meski berbeda metode, keduanya memiliki landasan ilmiah dan syar’i masing-masing sehingga perbedaan keputusan awal Ramadan merupakan hal yang wajar dalam kalender Islam.

Baca juga: Download Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 (1447 Hijriah) untuk Wilayah Kabupaten Garut dan Sekitarnya

Nah Warginet, perbedaan awal puasa di bulan Ramadan antara NU dan Muhammadiyah bukanlah perkara benar atau salah, melainkan perbedaan metode dalam menentukan hilal. Jadi penting untuk menyikapi perbedaan awal bulan Ramadan ini dengan bijak dan tetap menjaga persatuan di balik adanya perbedaan.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.