Momentum Ramadan 1447 H, DWP Garut Ajak Istri ASN Jadi Teladan Lewat Tausiyah dan Kreasi Hijab
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Garut menggelar kegiatan inspiratif bertajuk "Tausiyah Ramadan 1447 Hijriah dan Kreasi Berhijab Cantik". Acara yang memadukan penguatan spiritual dan kreativitas ini berlangsung di Kantor Sekretariat DWP Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Rabu (11/03/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Ustadzah Ai Nurjanah (Ketua PW Persistri Jawa Barat) untuk sesi tausiyah dengan tema "Ramadhan sebagai Momentum Istri ASN menjadi Teladan Keluarga dan Masyarakat", serta Tuti Kurniati sebagai instruktur Kreasi Berhijab Cantik.
Penasihat DWP Kabupaten Garut, Tinneke Hermina, dalam arahannya menekankan bahwa Ramadan adalah momentum emas untuk memperbaiki akhlak dan memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, istri Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tanggung jawab moral sebagai wajah dari nilai-nilai kebaikan di masyarakat.
"Bagi ibu-ibu istri Aparatur Sipil Negara, barangkali Ramadan juga bisa menjadi momentum yang sangat baik untuk semakin meneguhkan perannya sebagai tauladan dalam keluarga dan masyarakat," ungkapnya.
Terkait sesi kreasi hijab, Tinneke berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kepercayaan diri para anggota.
"Karena saya yakin hijab merupakan identitas umat muslimah, jadi kadang ada orang yang tidak percaya diri memakai hijab padahal sudah jelas-jelas berhijab itu diwajibkan di dalam Al Qur'an, sehingga dengan adanya kreasi ini, mudah-mudahan akan semakin memperkuat kepercayaan diri kita dalam berhijab," tambahnya.
Ketua DWP Kabupaten Garut, Lina Marlina Nurdin Yana, mengapresiasi kerja keras panitia dalam merealisasikan kolaborasi antara Bidang Sosial Budaya dan Bidang Pendidikan ini. Ia menyebutkan bahwa tema kegiatan sangat relevan dengan peran istri ASN dalam membangun ketahanan keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.
"Ramadan mendidik kita untuk sabar, disiplin, jujur dan nilai-nilai yang harus kita tuangkan kepada anak-anak di rumah dan di lingkungan kita. Istri ASN harus menjadi pilar teladan yang memberikan aura positif baik dalam mendidik anak maupun kontribusi kepada masyarakat," ungkap Lina.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Yulianti Satria Budi, dalam laporannya memaparkan bahwa acara ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan iman dan taqwa anggota DWP.
"Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan Praktik Kreasi Berhijab Cantik adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas istri ASN dalam berpenampilan yang sopan, beretika, dan sesuai syariat," jelas Yulianti.
Melalui kegiatan ini, DWP Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus menjadi wadah yang memberikan manfaat nyata dalam memperkuat peran perempuan guna mendukung terwujudnya keluarga ASN yang harmonis dan religius di Kabupaten Garut.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.