Beranda NASA Uji Performa Bola Piala Dunia 2026 Lewat Eksperimen di Luar Angkasa
ADVERTISEMENT

NASA Uji Performa Bola Piala Dunia 2026 Lewat Eksperimen di Luar Angkasa

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
NASA Uji Performa Bola Piala Dunia 2026 Lewat Eksperimen di Luar Angkasa, Source: Instagram/@nasa

NASA menguji bola resmi Piala Dunia 2026 di luar angkasa untuk mempelajari keseimbangan dan teknologi yang memengaruhi performanya saat pertandingan.

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) membawa bola resmi World Cup atau Piala Dunia 2026 ke Stasiun Antariksa Internasional (ISS). Dilakukannya pengujian ini untuk melihat seberapa pengaruh keseimbangan bola terhadap pergerakannya.

Baca juga: Daftar Negara Juara Piala Dunia, Brasil Masih Jadi yang Terbanyak

Eksperimen di ISS

Melansir dari CNN Indonesia, NASA mengumumkan pengujian tersebut melalui akun Instagram resminya pada Minggu, (21/6/2026). Dalam percobaannya, para astronaut mengamati pergerakan bola ketika sedang berada di lingkungan mikrogravitasi.

Penelitian tersebut merupakan lanjutan dari eksperimen serupa yang pernah dilakukan beberapa tahun lalu. Melalui pengujian ini, NASA ingin memahami bagaimana distribusi massa dapat memengaruhi karakter gerak sebuah bola.

Menurut NASA, bola yang digunakan dalam pertandingan harus memiliki pergerakan yang konsisten. Oleh karena itu, keseimbangan dan pusat massa menjadi aspek penting dalam proses perancangannya.

Hasil pengujian tersebut turut memberikan informasi baru mengenai pengaruh teknologi yang tertanam di dalam bola. Temuan itu diharapkan dapat mendukung pengembangan perlengkapan olahraga yang semakin presisi.

Teknologi Bola Piala Dunia 2026

Bola resmi yang digunakan pada ajang Piala Dunia 2026 ini dibekali dengan sejumlah teknologi yang dirancang untuk mendukung jalannya pertandingan.

Salah satu teknologi yang disematkan adalah sensor Inertial Measurement Unit (IMU). Sensor tersebut mampu mencatat akselerasi, putaran, rotasi, hingga sentuhan yang terjadi pada bola dalam waktu sangat cepat.

Selain sensor IMU, bola ini juga dilengkapi dengan chip dan sistem pendeteksi kontak. Teknologi tersebut memungkinkan data pergerakan bola direkam dan dianalisis secara lebih akurat.

Keberadaan fitur-fitur tersebut menjadi alasan mengapa bola yang digunakan di Piala Dunia 2026 ini menarik untuk diteliti. NASA memanfaatkan kondisi luar angkasa untuk memahami performa bola dari sudut pandang yang berbeda.

Sorotan Jelang Final

Di luar eksperimen yang dilakukan NASA, bola yang dipakai Piala Dunia 2026 juga menjadi perhatian publik. Hal itu dipicu oleh kabar yang menyebut bahwa bola final Piala Dunia 2026 diproduksi di Indonesia.

Berdasarkan gambar yang beredar, bola final tampil dengan dominasi warna hitam dan emas. Desain tersebut juga memperlihatkan nama sejumlah kota yang menjadi lokasi pertandingan pada Piala Dunia 2026.

Penampilan itu berbeda dengan bola yang digunakan pada fase grup. Versi sebelumnya hadir dengan perpaduan warna hijau, merah, dan biru yang lebih mencolok.

Baca juga: NASA Ungkap Jalur Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Lintasi Eropa hingga Rusia

Nah Warginet, pengujian yang dilakukan oleh NASA menunjukkan bahwa riset ilmiah dapat memberikan manfaat hingga ke dunia olahraga. Sementara itu, kabar mengenai produksi bola final Piala Dunia 2026 di Indonesia masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.