Beranda Peneliti Temukan Fakta Menarik di Balik Kepiting Berjalan Miring
ADVERTISEMENT

Peneliti Temukan Fakta Menarik di Balik Kepiting Berjalan Miring

1 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Peneliti Temukan Fakta Menarik di Balik Kepiting Berjalan Miring, Source: Istimewa

Cara berjalan kepiting yang selalu menyamping ternyata merupakan hasil evolusi panjang untuk membantu bertahan hidup di alam liar selama jutaan tahun lamanya.

Kepiting (Branchyura) dikenal sebagai hewan yang memiliki cara berjalan unik dibandingkan dengan hewan lainnya karena bergerak menyamping atau miring. Di balik gerakan tersebut, ternyata ada proses evolusi panjang yang sudah berlangsung sejak ratusan juta tahun lalu.

Baca juga: Fakta Kucing Persia, Ras Cantik yang Punya Tantangan Perawatan Khusus

Asal Gerak Menyamping Kepiting

Melansir dari Mongabay, para peneliti menemukan bahwa sendi kaki kepiting lebih mudah digerakkan ke arah samping dibandingkan dengan ke depan. Kondisi tersebut membuat kepiting dapat bergerak lebih cepat dan efisien ketika melarikan diri dari predator di alam liar.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal eLife itu menyebutkan bahwa seluruh kepiting yang berjalan menyamping berasal dari leluhur yang sebelumnya bergerak maju. Para peneliti memperkirakan evolusi gerak menyamping mulai muncul sekitar 200 juta tahun lalu pada era Trias Jurassic awal saat terjadi perubahan lingkungan besar di bumi, termasuk pecahnya benua Pangea dan meluasnya habitat laut dangkal.

Gerak menyamping dianggap menjadi salah satu inovasi penting dalam evolusi kepiting karena membantu hewan tersebut bertahan hidup di banyak habitat berbeda. Dalam kerajaan hewan, evolusi seperti ini terbilang sangat langka dan baru ditemukan pada sedikit hewan lain seperti laba-laba kepiting serta nimfa wereng.

Penelitian dan Jenis Kepiting

Para peneliti mempelajari 50 spesies kepiting yang dikumpulkan dari berbagai tempat, mulai dari laboratorium hingga pasar ikan. Hasilnya, sebanyak 35 spesies diketahui bergerak menyamping, sedangkan sisanya masih bergerak maju seperti hewan pada umumnya.

Peneliti kemudian mencocokkan data perilaku kepiting dengan pohon filogenetik berbasis genomik untuk mengetahui sejarah evolusinya. Dari hasil penelitian itu diketahui bahwa kemampuan bergerak menyamping membuat arah pelarian kepiting lebih sulit diprediksi predator sehingga membantu mereka bertahan hidup di alam.

Kepiting bakau dan rajungan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat juga termasuk kelompok kepiting sejati yang mewarisi kemampuan berjalan menyamping dari leluhur yang sama. Rajungan dikenal sebagai perenang ulung karena memiliki kaki belakang menyerupai dayung, sedangkan kepiting bakau lebih banyak hidup di kawasan mangrove dan muara sungai.

Baca juga: Kenapa Merpati Nampak Mengangguk Saat Berjalan?

Nah Warginet, cara berjalan miring pada kepiting ternyata bukan sekadar kebiasaan unik, tetapi hasil evolusi panjang selama jutaan tahun. Penelitian tersebut juga memperlihatkan bagaimana perubahan perilaku hewan dapat membantu mereka bertahan hidup dan berkembang di berbagai lingkungan sampai sekarang.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.