Beranda Per 1 November, Harga BBM Non Subsidi Naik! Ini Rincian Tarif Baru dari Pertamina, Shell, dan BP-AKR

Per 1 November, Harga BBM Non Subsidi Naik! Ini Rincian Tarif Baru dari Pertamina, Shell, dan BP-AKR

5 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Mulai 1 November 2024, seluruh badan usaha penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi di Indonesia resmi menaikkan harga produknya. PT Pertamina (Persero), Shell Indonesia, dan SPBU BP-AKR kompak menyesuaikan harga untuk berbagai jenis BBM non subsidi, menyusul perkembangan harga energi global dan kebijakan internal masing-masing perusahaan. Meski begitu, beberapa jenis BBM subsidi dan JBKP tetap dipertahankan pada harga sebelumnya.

 

Kenaikan Harga BBM Non Subsidi Pertamina

Pertamina telah menetapkan kenaikan pada beberapa jenis BBM non subsidi. Harga Pertamax Green 95 (RON 95) mengalami kenaikan dari Rp 12.700 per liter di Oktober menjadi Rp 13.150 per liter. Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) kini naik dari Rp 13.250 per liter menjadi Rp 13.500 per liter.

 

Untuk jenis diesel, Dexlite yang sebelumnya dibanderol Rp 12.700 per liter kini menjadi Rp 13.050 per liter. Pertamina DEX, jenis diesel premium lainnya, juga mengalami kenaikan harga dari Rp 13.150 per liter menjadi Rp 13.440 per liter.

 

Namun, harga Pertamax (RON 92) masih tetap di Rp 12.100 per liter, sama seperti periode Oktober 2024. BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite (RON 90) tetap dihargai Rp 10.000 per liter, dan Solar subsidi berada di Rp 6.800 per liter.

 

Penyesuaian Harga BBM Shell

Shell Indonesia juga melakukan penyesuaian harga. Harga Shell V-Power kini naik dari Rp 13.070 per liter menjadi Rp 13.310 per liter. Selain itu, harga Shell V-Power Diesel naik menjadi Rp 13.510 per liter, meningkat dari sebelumnya Rp 13.250 per liter. Jenis BBM premium, Shell V-Power Nitro+, kini dibanderol Rp 13.540 per liter di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, naik dari Rp 13.260 per liter pada bulan Oktober.

 

Selain itu, harga Shell Diesel Extra di Jawa Timur juga mengalami kenaikan dari Rp 12.840 per liter menjadi Rp 13.170 per liter. Sementara itu, jenis Shell Super (RON 92) tetap dipatok pada harga Rp 12.290 per liter di wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

 

Penyesuaian Harga di SPBU BP-AKR

SPBU BP-AKR turut melakukan kenaikan harga pada beberapa jenis BBM. BP Ultimate naik dari Rp 13.070 per liter menjadi Rp 13.310 per liter. BBM BP Ultimate Diesel kini dibandrol Rp 13.510 per liter di Jabodetabek, naik dari sebelumnya Rp 13.250 per liter. Sementara BP Diesel di Jawa Timur naik dari Rp 12.840 per liter menjadi Rp 13.170 per liter. Namun, BP 92 tetap stabil pada harga Rp 12.290 per liter.

 

Sumber: CNBC

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.