Perbedaan Kompetisi Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup di Asia Tenggara
Kenali perbedaan Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup dari status FIFA, kalender pertandingan, hingga dampaknya bagi kualitas sepak bola Asia Tenggara secara menyeluruh.
Sepak bola Asia Tenggara tengah memasuki babak baru dengan hadirnya dua kompetisi regional yang kerap dibandingkan, yakni Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup. Meskipun sama-sama melibatkan negara ASEAN, keduanya mempunyai perbedaan mendasar yang penting dipahami oleh pecinta sepak bola.
Baca juga: SEA Games: Sejarah, Peserta, dan Perkembangannya di Asia Tenggara
Piala AFF, Tradisi Sepak Bola ASEAN
ASEAN Championship atau yang lebih populer sebagai Piala AFF merupakan kompetisi dua tahunan yang digelar oleh Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Turnamen ini telah menjadi panggung utama rivalitas antarnegara Asia Tenggara sejak pertama kali diadakan pada tahun 1996.
Meskipun telah diakui oleh FIFA sebagai turnamen resmi, Piala AFF tidak selalu berlangsung pada kalender FIFA Matchday. Kondisi ini yang membuat klub tidak wajib melepas pemainnya, sehingga sejumlah tim nasional sering kali tampil tanpa kekuatan penuh, terutama pemain yang berkarier di luar negeri.
FIFA ASEAN Cup, Era Baru Kompetisi Regional
FIFA ASEAN Cup adalah kompetisi regional anyar yang diperkenalkan langsung oleh FIFA pada Oktober 2025 di Kuala Lumpur. Kompetisi ini didesain sebagai ajang resmi dari FIFA yang melibatkan seluruh negara Asia Tenggara dalam satu ajang pertandingan berstandar internasional.
Keunggulan utama adanya FIFA ASEAN Cup terletak pada penyelenggaraannya yang selalu masuk ke dalam kalender resmi FIFA Matchday. Hal ini memastikan klub-klub di seluruh dunia harus melepas pemainnya, sehingga tim nasional dapat tampil dengan skuad terbaiknya.
Perbedaan Status dan Dampaknya
Perbedaan paling menonjol antara Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup terletak pada status penyelenggara serta pengaruhnya dalam kalender sepak bola global. FIFA ASEAN Cup berada langsung di bawah naungan FIFA, sementara Piala AFF dikelola oleh AFF meskipun tetap diakui oleh FIFA.
Akibatnya, FIFA ASEAN Cup memiliki bobot lebih besar dalam perhitungan peringkat FIFA serta kualitas pertandingan. Sementara itu, Piala AFF tetap memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi kawasan Asia Tenggara sebagai ajang tradisi yang telah mengakar.
Baca juga: Deretan Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Kluivert
Jadi Warginet, perbedaan antara Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup bukan semata-mata turnamen mana yang lebih baik, melainkan fungsi dan perannya bagi sepak bola di Asia Tenggara. Keduanya saling melengkapi dalam membangun kualitas, daya saing, hingga masa depan sepak bola regional.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.