Rekonstruksi Perkara Kasus Oknum Prajurit TNI Tabrak Warga Sipil di Nagreg
Menindaklanjut proses hukum oknum prajurit TNI yang menabrak warga sipil, Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) menggelar rekonstruksi perkara. Rekonstruksi berlangsung di dua tempat, yakni lokasi kecelakaan di Nagreg, Jawa Barat dan lokasi pembuangan korban di Banyumas, Jawa Tengah.
Melansir dari jabarantaranews Dinas Penerangan TNI AD, melalui siaran tertulis di Jakarta, Selasa (4/1). Rekunstruksi ini merupakan tindak lanjut porses hukum.
"Pelaksanaan rekonstruksi merupakan tindak lanjut dari proses penegakan hukum kepada tiga oknum prajurit TNI AD yang terlibat kasus itu," Keterangannya.
Hal ini sebagaimana instruksi dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memerintahkan jajarannya menindak tegas pelaku.
"Kasad pada saat itu menegaskan dan memastikan bahwa selaku pembina kekuatan TNI AD, akan bertanggung jawab atas penegakan hukum terhadap ketiga oknum prajurit TNI AD dan menyerahkan penyelesaiannya berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku di Sistem Peradilan Militer," tutur Dispenad.
Dansatidik Tipidter Satidik Puspomad, Kolonel Cpm Maryadi, memimpin tim penyidik dalam kegiatan rekonstruksi tersebut. Dalam kegiatan ini Rekonstruksi perkara di dua lokasi turut mendapat pengawasan Dirbinidik Puspomad Kolonel Cpm A Yogaswara. Kemudian disaksikan Penasihat Hukum Ditkumad Letkol Chk Andri, Kapten Chk Pardosi, dan Orditur Militer Tinggi Letkol Cpm Agus Subur Mudjiono.
Rekonstruksi pertama berlangsung di lokasi kecelakaan, tepatnya di Jalan Raya Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada pukul 09.05 WIB. Kemudian berlanjut pada rekonstruksi kedua di Jembatan Tajum, Banyumas, pada 14.04 WIB.
"Kegiatan rekonstruksi perkara berlangsung dengan aman dan lancar. Kegiatan terlaksana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Dinas Penerangan TNI AD.
Oknum Prajurit TNI Tabrak Warga Sipil di Nagred
Sebelumnya Dua warga sipil Handi (16) dan Salsabila (14) terlibat kecelakaan lalulintas dengan oknum prajurit TNI pada 8 Desember 2021. Kecalakaan yang terjadi di Jalan Raya Nagreg, Bandung, Jawa Barat, berakhir tragis karena warga menenukan jasat kedua korban di Jawa Tengah.
Tiga orang prajurit TNI yang mengangkut kedua korban berusahaha menghilangkan jejak selang beberapa hari. Berselang tiga hari sejak kecelakaan tersebut, warga menemukan jasad korban di Sungai Serayu, Banyumas, Jawa Tengah.
Terkait kasus itu, Kasad meminta maaf kepada keluarga korban dan berjanji menindak tegas pelaku. Sementara itu Tiga pelaku saat ini tengah menjalani penahanan sambil menjalani pemeriksaan secara terpusat oleh Pusat Polisi Militer TNI AD.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.