Beranda Unik! Ada Kampung di Garut Pasutrinya Rata-rata Miliki 10 Anak, Kok Bisa?

Unik! Ada Kampung di Garut Pasutrinya Rata-rata Miliki 10 Anak, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu - waktu baca 1 menit
"Banyak anak banyak rezeki," kata salah satu pepatah dari orang tua zaman dahulu.

Kampung Siderang Legok, Desa Cintanagara, Kecamatan Cigedug, mungkin menjadi kampung yang warganya memiliki banyak anak. 

Pasalnya, setiap keluarga di kampung yang terletak di kaki Gunung Cikuray Garut itu, memiliki belasan anak. Jarak kelahiran antar anak pun relatif berdekatan atau orang Sunda menyebutnya dengan istilah 'tunji' (sataun hiji).

Mengutip dari Kompas.com, pasangan suami-isteri (pasutri) di kampung tersebut bahkan ada juga yang sampai miliki lebih dari 10 anak.

"Rata-anaknya banyak, satu keluarga bisa 10 bahkan lebih," ungkap Undang Wahyu, Kepala Dusun III Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug, Rabu (2/3/2022).

Undang mengungkapkan alasan sejumlah keluarga di Kampung Siderang miliki banyak anak karena banyak yang tidak ikut program Keluarga berencana (KB).

Sementara itu, petugas Pos Keluarga Berencana (KB) Desa Cintanagara Elis Widaningsih mengakui sulitnya mengajak warga untuk ikuti program KB. Bahkan tokoh masyarakat setempatnya pun kurang mendukung program tersebut.

Ia mengungkapkan jarak kelahiran tiap anak relatif berdekatan, paling lama sekitar 2 tahun. 

Bahkan, kata Elis, saking banyaknya anak, Kartu Keluarga (KK) yang dimiliki setiap kepala keluarga sampai dua lembar. 

“KK (kartu keluarga)-nya juga sampai dua lembar karena anaknya banyak, rata-rata jarak kelahiran 1 sampai 2 tahun,” kata Elis yang juga Sekretaris Desa Cintanagara. 

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.