Wabup Helmi Tinjau Kondisi Pasca Banjir di Bantaran Sungai Ciwalen: Masyarakat Diharap Tenang

Wabup Helmi Tinjau Kondisi Pasca Banjir di Bantaran Sungai Ciwalen: Masyarakat Diharap Tenang

Wakil Bupati (Wabup) Garut Helmi Budiman, meninjau kondisi permukiman warga di pinggiran Sungai Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (18/7/2022), pasca terjadinya banjir yang menerjang sejumlah wilayah pada Jumat (15/7) lalu.

Wabup Garut mengatakan, meluapnya air Sungai Ciwalen ini menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah perkotaan Garut.

"Sepanjang Sungai Ciwalen ini ada 3 kelurahan, yang pertama adalah Kelurahan Regol, kemudian Kelurahan Kota Wetan dan satu lagi Ciwalen, ada tiga kelurahan yang kita telusuri sepanjang aliran Sungai Ciwalen, karena sungai inilah yang menjadi (salah satu) sumber air banjir ini," katanya.

Berdasakarkan hasil peninjauannya, Helmi menuturkan, ada beberapa kebutuhan mendesak para penyintas bencana seperti makanan, minuman, pakaian, kasur, dan selimut.

"Jadi saya langsung di sini (meninjau) dapur umum, dapur umum ini ada (di) RW 12, di sini ada 3 dapur umum, ada juga beberapa daerah yang tidak ada dapur umumnya tapi disuplai, nah untuk dapur umum ini kami pemerintah daerah kalo ini mandiri ya, mensuplai kebutuhan terutama beras, lauk pauknya insyaallah segera dikirim ke sini," tuturnya.

Dalam kesempatan ini juga, Wabup Garut mengapresiasi relawan-relawan serta staf RT, RW, kelurahan sampai kecamatan, yang telah ikut serta dalam penanggulangan khususnya pembersihan rumah warga di lokasi bencana.

"Juga dari dinas juga kami sedang terus yah dari pemadam kebakaran bantu terus yah untuk membersihkan melalui alat yang ada gitu, jadi kita sekarang bahu membahu agar ini segera bisa digunakan kembali oleh masyarakat," katanya.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap tenang, karena menurutnya semua pihak terjun langsung dalam penanggulangan bencana ini.

"Masyarakat diharap tenang, kami semua turun yah, kalau ada hal-hal yang memang harus disampaikan silahkan ada RT, RW ada kelurahan, ada pa camat, kemudian langsung (ke) BPBD, BPBD pun langsung turun ke lapangan yah," tandasnya.


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.