10 April Jadi Hari Work From Home Sedunia, Ini Dia Sejarah dan Perkembangannya
Hari Work From Home Sedunia pada 10 April menjadi momen penting untuk mengenal sejarah dan perkembangan kerja jarak jauh yang kini semakin banyak diterapkan.
Hari Work From Home Sedunia diperingati setiap tanggal 10 April sebagai bagian dari kampanye global yang mendorong sistem kerja fleksibel di berbagai negara. Peringatan ini terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan pola kerja modern.
Baca juga: Mulai Hari Ini! Cek Kebijakan WFH ASN, Dari Mobil Dinas Hingga Perdin
Asal-Usul Hari WFH
Global Work From Home Day atau Hari Work From Home Sedunia mulai dikenal secara sejak 2019 ketika organisasi Remote-how memperkenalkan peringatan khusus untuk mendorong sistem kerja jarak jauh. Tanggal 10 April dipilih karena mudah diingat dan tidak bertepatan dengan momen besar lainnya.
Tujuan dari peringatan ini adalah mengajak perusahaan dan karyawan untuk mencoba Work From Home (WFH) sebagai alternatif dalam bekerja. Selain itu, konsep ini juga menekankan pentingnya kedisiplinan serta tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaan dari jarak jauh.
Kampanye dari Remote-how juga disertai dengan panduan kerja yang membahas berbagai aspek kerja jarak jauh dalam bentuk e-book berjudul “Everything You Need to Know About Working From Home”. Sejak saat itu, WFH mulai dikenal luas dan terus berkembang di berbagai negara.
Sejarah Kerja Jarak Jauh
Work From Home sebenarnya sudah ada jauh sebelum era digital berkembang pesat seperti sekarang. Pada masa sebelum Revolusi Industri, banyak pekerjaan dilakukan dari rumah melalui sistem produksi rumahan.
Namun, perubahan terjadi ketika Revolusi Industri membuat sistem kerja beralih ke pabrik dan kantor terpusat. Sejak saat itu, kebiasaan bekerja di luar rumah menjadi lebih dominan dibandingkan dengan bekerja dari rumah.
Konsep Work From Home kembali muncul pada tahun 1970-an melalui istilah telecommuting. Gagasan ini menekankan bahwa pekerjaan dapat dilakukan dari jarak jauh dengan bantuan teknologi tanpa harus berpindah tempat.
Tren Work From Home
Work From Home semakin berkembang pesat saat pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020 hingga 2022. Banyak perusahaan menerapkan sistem kerja dari rumah sebagai langkah penyesuaian terhadap situasi global.
Kondisi tersebut membuat WFH yang sebelumnya hanya pilihan sampingan menjadi kebutuhan utama dalam dunia kerja. Bahkan setelah pandemi mereda, sejumlah perusahaan tetap mempertahankan sistem kerja hybrid.
Berdasarkan berbagai penelitian, tren WFH sebenarnya sudah tumbuh sebelum pandemi terjadi. Namun, situasi global mempercepat penerapannya hingga menjadi bagian penting dalam sistem kerja modern saat ini.
Baca juga: Pemerintah Terapkan WFH untuk ASN Setiap Jumat Mulai April 2026
Nah Warginet, Work From Home saat bukan lagi sekadar tren sementara, tetapi sudah menjadi bagian dari perubahan cara kerja yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman dan teknologi.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.