Beranda 8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia
ADVERTISEMENT

8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
8 Mei Diperingati sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia, Source: Istimewa

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia diperingati setiap 8 Mei sebagai momentum untuk memperkuat semangat solidaritas dan kepedulian kemanusiaan dunia.

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia (World Red Cross and Red Crescent Day) kembali diperingati setiap 8 Mei sebagai momentum menghargai aksi kemanusiaan di berbagai negara. Peringatan ini juga menjadi pengingat pentingnya solidaritas serta dukungan bagi masyarakat yang terdampak konflik dan bencana dunia.

Baca juga: Dari Gaya Hidup hingga Pendidikan, Ini Dia 5 Ciri Warga Kelas Bawah

Solidaritas di Tengah Krisis

Melansir dari IFRC, tema Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2026 mengusung pesan “United in Humanity” atau bersatu dalam kemanusiaan. Tema tersebut menyoroti relawan dan staf kemanusiaan yang terus hadir membantu masyarakat saat menghadapi berbagai situasi krisis di dunia.

Di Chad, relawan membantu keluarga pengungsi akibat konflik di Sudan agar mendapatkan kebutuhan dasar selama menjalani kehidupan baru di pengungsian. Sementara itu di Kuba, Palang Merah membantu masyarakat memulihkan akses air bersih dan layanan penting setelah badai besar melanda wilayah tersebut.

Relawan di Ukraina juga mendirikan titik penghangat bagi masyarakat yang terdampak konflik dan musim dingin berkepanjangan. Sedangkan di Filipina, relawan tetap membantu penanganan bencana meski sebagian dari mereka ikut mengalami kehilangan dan kesulitan pribadi akibat musibah.

Sejarah dan Nilai Kemanusiaan

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia bermula dari gagasan setelah Perang Dunia Pertama untuk membangun aksi perdamaian global. Tanggal 8 Mei kemudian dipilih sebagai penghormatan terhadap pendiri Komite Internasional Palang Merah, Henry Dunant, yang lahir pada tanggal tersebut.

Peringatan pertama kali dilaksanakan pada 8 Mei 1948 dengan nama International Red Cross Day sebelum berubah menjadi nama sekarang pada 1984. Hingga kini, peringatan tahunan tersebut terus dilakukan untuk menghargai jaringan relawan kemanusiaan yang tersebar di berbagai negara di dunia.

Selain menghormati relawan, peringatan ini juga mengenang petugas kemanusiaan yang kehilangan nyawa saat membantu masyarakat terdampak krisis. IFRC turut mengajak dunia untuk mendukung aksi kemanusiaan yang netral, independen, dan tidak memihak demi menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Baca juga: Polres Garut Bantu Warga Bersihkan Sisa Banjir di Karangpawitan

Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia menjadi pengingat penting bahwa aksi kemanusiaan membutuhkan solidaritas serta kepedulian bersama. Nah Warginet, melalui peringatan ini masyarakat diajak menghargai relawan yang terus membantu korban konflik dan bencana di berbagai negara dunia.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.